RADAR SURABAYA - Satreskrim Polrestabes Surabaya menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan dengan korban Dekky Martyadi, 48, satpam perumahan di Jalan Sukomanunggal Jaya Blok D, Sukomanunggal, Surabaya, Jumat (12/6).
Dalam reka adegan diperankan sebanyak 20 adegan oleh tersangka Oktio Agra, 26, yang merupakan teman sesama satpam. Sementara korban diperankan oleh pemeran pengganti.
Pengamatan Radar Surabaya rekontruksi melibatkan Tim Inafis Polrestabes Surabaya, penyidik Unit Jatanras dan pihak kejaksaan.
Baca Juga: Alarm untuk Orang Tua, Anak Terlalu Dini Bermedsos Rentan Jadi Korban Predator Digital
"Total ada 20 adegan yang diperagakan dalam rekonstruksi. Adegan ke 10 tersangka menusuk korban menggunakan pisau," ujar salah satu penyidik, Jumat (12/6).
Usai menusuk korban tersangka kembali menusuk berulang kali di dalam pos satpam hingga akhirnya korban meninggal dunia. Setelah melakukan aksi kejamnya tersangka sempat ke kamar mandi yang ada di sebelah pos satpam dan mengambil pel. Pel tersebut digunakan membersihkan bercak darah korban.
Setelah membersihkan lantai, tersangka mengambil ponsel korban dan kabur mengendarai motor. Diberitakan sebelumnya polisi menangkap pelaku pembunuhan satpam DK, 48, yang ditemukan tewas di pos satpam perumahan Jalan Sukomanunggal Jaya Blok D, Surabaya, Senin (11/5).
Baca Juga: Penghuni Keluar, Rumah Lantai Dua Terbakar di Jalan Bronggalan Sawah Surabaya
"Sekarang sudah ditangkap dan dalam proses penyidikan. Inisial OA. Sama sebagai seorang satpam. Mereka adalah sahabat," ujar Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto didampingi Kanit Jatanras Iptu Evan Caesar Ibrahim, Senin (11/5).
Edy menambahkan, pelaku membunuh korban dengan cara menusuk pada leher dan dada menggunakan benda tajam.
"Saat ini dari pengakuan tersangka bahwa dia pelaku tunggal. Setelah dicek CCTV yang ada dan kemudian keterangan saksi di TKP memang saat itu kondisi sepi tidak ada orang selain korban dan pelaku," bebernya.
Baca Juga: Terlapor dan Korban Kasus Pelecehan Seksual Oknum Pelatih Cabor Menembak di Surabaya Sudah Diperiksa
Ia menegaskan untuk motif tersangka melakukan pembunuhan terhadap korban adalah karena cekcok masalah pertanggungjawaban pembayaran pinjaman online (pinjol).