RADAR SURABAYA - Kejadian dramatis terjadi di Jalan Simorejo, Kecamatan Sukomanunggal, Kota Surabaya, seorang lansia ditemukan tergeletak tak sadarkan diri di atas atap rumahnya.
Ia diduga pingsan setelah berusaha kabur sendiri untuk pulang ke kampung halaman karena tidak sabar menunggu janji keluarga.
Baca Juga: Bocah di Surabaya Datang ke Damkar dengan Kursi Plastik yang Masih Menempel di Tangan
Lansia bernama Mardjuki yang diketahui mengalami demensia (pikun) itu sempat berada di atas atap genteng rumahnya.
Menurut keterangan warga, saat itu ia sedang dalam kondisi ingatan yang kacau dan berniat pergi ke desa asalnya, sehingga mencoba memanjat dan berjalan lewat jalur atap.
Baca Juga: Iseng Masukkan Jari ke Lubang Kursi, Pelajar SMK di Surabaya Bikin Geger, Sekolah Datangkan Damkar
Hal ini dipicu oleh ketidaksabarannya menunggu janji keluarga yang akan mengajaknya mudik.
Namun, upaya tersebut berujung pada kondisi darurat. Karena sudah dua hari tidak tidur dan memiliki riwayat penyakit gula tinggi, tubuhnya tiba-tiba lemas hingga akhirnya pingsan di atas genteng.
Baca Juga: Canggih Damkar Semarang Berhasil Lacak Cepat Lokasi DC Pinjol, Pelaku Nangis Minta Ampun
Warga yang melihat kejadian tersebut segera melaporkannya ke pusat komando penanganan darurat.
Tim penyelamat dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Posko Terpadu Barat, dan TGC Barat, segera tiba di lokasi dan menyusun strategi evakuasi.
Mengingat posisi korban yang tinggi dan kondisi tubuhnya yang lemah, petugas harus menggunakan metode penyelamatan vertikal.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan DPKP Kota Surabaya, M. Rokhim, menjelaskan proses penanganan yang dilakukan selama satu jam dengan menggunakan penyelamatan vertikal.
“Proses evakuasi berlangsung selama satu jam dan kami terapkan metode vertical rescue atau penyelamatan vertikal. Kami menggunakan tangga, tali pengaman, serta tandu keranjang khusus agar korban bisa diturunkan dengan aman tanpa menimbulkan cedera tambahan,” ungkapnya, Kamis (11/6).
Beruntungnya, setelah ditangani dengan hati-hati, korban berhasil diturunkan dari atap rumah dalam kondisi masih sadar meskipun terlihat sangat lemas.
Kakek tersebut kemudian langsung mendapatkan penanganan medis lanjutan untuk memulihkan kondisinya. (rmt/vga)
Editor : Vega Dwi Arista