Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Dooorrr...Senapan Angin Meletus saat Hendak Diservis di Gembong Surabaya, Satu Orang Jadi Korban

M. Mahrus • Kamis, 11 Juni 2026 | 17:19 WIB
TAK SENGAJA: Senapan angin yang meletus saat hendak diservis di Jalan Gembong Tebasan, Surabaya.(IST/RADAR SURABAYA)
TAK SENGAJA: Senapan angin yang meletus saat hendak diservis di Jalan Gembong Tebasan, Surabaya.(IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Apes dialami AM, 45, warga Jalan Kalianak Surabaya. Dia menjadi korban letusan peluru senapan angin yang hendak diservis di Jalan Gembong Tebasan, Genteng, Surabaya, Rabu (10/6) siang.

Akibatnya korban mengalami luka pada hidung dan dirawat di rumah sakit. Kasus tersebut ditangani Unit Reskrim Polsek Genteng. Terlapornya seorang pria berinisial T, 44, pemilik senapan angin asal Kwanyar, Bangkalan, Madura.

Kanitreskrim Polsek Genteng Iptu Vian Wijaya menjelaskan, insiden tersebut bermula saat T diminta tolong oleh rekannya di Mojokerto, membawa senapan angin rusak untuk diservis.

Baca Juga: Bareskrim Polri Sita Pabrik di Berbek Sidoarjo, Diduga Terkait Kasus Pertambangan Emas Ilegal dan TPPU

Terlapor dimintai tolong oleh temannya di Mojokerto, untuk membawa senapan angin laras panjang ke tukang servis di Surabaya. "Dikarenakan senapan angin tersebut macet atau tidak fungsi," ujarnya, Kamis (11/6).

T sebenarnya sudah diberikan pesan oleh pemilik senapan angin agar berhati-hati saat membawa senapan karena di dalam senapan ada satu peluru yang belum meletus, karena pemicunya (trigger) macet.

Kebetulan, terlapor punya kenalan tukang servis di Surabaya. Terlapor lalu membawa senapan tersebut dengan cara diikat di samping sepeda motornya dalam perjalanan ke Surabaya. "T lalu menuju ke tukang servis kenalannya di Jalan Gembong Tebasan. Sesampainya di depan gang dekat lokasi servis senapan angin, T bertemu dengan petugas yang merupakan tukang servis senapan angin," tuturnya.

Baca Juga: Hadapi Era Digital, Vokasi Perbarui Kurikulum untuk Tekan Masa Tunggu Kerja Lulusan

Saat itu, lanjut Vian, posisi senapan masih terikat di samping sepeda motor dengan ujung laras menghadap depan searah sepeda motor. Selanjutnya T memberitahukan kepada petugas service mengenai kendala senapan angin.

"T menjelaskan kepada tukang servis bahwa pemicunya tidak bisa atau macet. Ditengah penjelasan kendala, T mempraktikkan dengan cara memasukkan jarinya dan menarik pemicu senapan tersebut. Ternyata pelatuknya bisa ditarik sampai peluru keluar dan mengenai orang lain," tegasnya.  

Mantan Kanitreskrim Polsek Bubutan itu menuturkan, korban yang saat itu sedang duduk di jarak lima meter dari posisi terlapor, terkena tembakan senapan angin yang mengenai bagian hidung korban. (rus/gun)

 

Editor : Guntur Irianto
#meletus #gembong tebasan #korban #tertembak #senapan angin