RADAR SURABAYA - Warga Surabaya diperkirakan dapat menikmati cuaca cerah sepanjang Kamis (11/6/2026). Berdasarkan prakiraan cuaca, langit Kota Pahlawan akan didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan sejak pagi hingga sore hari, tanpa potensi hujan.
Pada dini hari hingga pagi, cuaca diawali dengan kondisi cerah berawan. Suhu udara berada pada kisaran 24 derajat Celsius pada pukul 05.00 hingga 06.00. Memasuki pukul 07.00 hingga 08.00, cuaca berubah menjadi cerah dengan suhu meningkat dari 26 hingga 28 derajat Celsius.
Baca Juga: Kejutan Thomas Tuchel Jelang Piala Dunia 2026! Perebutan No.10, Bellingham Bisa Tergeser
Menjelang siang, sinar matahari diperkirakan bersinar penuh. Suhu udara terus meningkat hingga mencapai 32 derajat Celsius pada pukul 12.00 sampai 15.00. Namun suhu yang dirasakan tubuh atau indeks panas dapat mencapai 37 derajat Celsius pada siang dan sore hari. Kelembapan udara berkisar antara 59 hingga 69 persen.
Pada sore hari, cuaca mulai berubah menjadi berawan. Kondisi mendung diperkirakan muncul sejak pukul 16.00 hingga malam hari. Meski demikian, peluang hujan tetap sangat kecil atau mendekati nol persen.
Malam hari, suhu udara berangsur turun menjadi 29 derajat Celsius pada pukul 18.00 dan terus menurun hingga mencapai 26 derajat Celsius menjelang tengah malam. Kecepatan angin berkisar 3 hingga 12 kilometer per jam.
Baca Juga: Saluran Air Dibuka Kembali, Pemkot Bersih-Bersih PKL di Jalan Gembong Tebasan Surabaya
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa masyarakat Jawa Timur, termasuk Surabaya, masih merasakan fenomena udara malam dan pagi yang lebih dingin dibandingkan biasanya. Kondisi ini dikenal masyarakat sebagai musim bediding yang umum terjadi saat puncak musim kemarau.
Menurut BMKG, fenomena tersebut dipengaruhi oleh menguatnya angin monsun Australia yang membawa massa udara kering dan dingin menuju wilayah Indonesia bagian selatan. Selain itu, tutupan awan yang lebih tipis pada malam hari menyebabkan panas yang tersimpan di permukaan bumi lebih cepat dilepaskan ke atmosfer sehingga suhu udara menurun.
Meski siang hari tetap terasa panas dengan suhu mencapai lebih dari 30 derajat Celsius, suhu pada malam hingga pagi hari dapat terasa lebih sejuk dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. BMKG memperkirakan kondisi bediding masih berpotensi berlangsung selama musim kemarau dalam beberapa bulan ke depan. (*)
Editor : Lambertus Hurek