
RADAR SURABAYA - Cuaca di Surabaya pada Rabu (10/6/2026) diprakirakan didominasi kondisi cerah berawan hingga mendung sepanjang hari. Hujan ringan berpotensi terjadi pada pagi hari, terutama sekitar pukul 05.00 hingga 07.00 WIB, sebelum cuaca berangsur membaik memasuki siang.
Berdasarkan prakiraan cuaca, suhu udara pada pagi hari berkisar 25-26 derajat Celsius dengan kelembapan relatif tinggi mencapai 88-93 persen. Kondisi ini menyebabkan udara terasa cukup sejuk pada awal aktivitas masyarakat.
Memasuki siang hingga sore hari, cuaca diperkirakan didominasi awan pecah dan cerah berawan. Suhu udara meningkat hingga mencapai 31 derajat Celsius dengan suhu yang dirasakan dapat mencapai 35 derajat Celsius. Kecepatan angin relatif rendah hingga sedang, berkisar 10-12 kilometer per jam.
Pada malam hari, langit Surabaya diprakirakan lebih banyak tertutup awan. Suhu udara berangsur turun menjadi 26-28 derajat Celsius dengan kelembapan kembali meningkat hingga di atas 80 persen.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan sebagian besar wilayah Jawa Timur mulai memasuki musim kemarau. Berkurangnya tutupan awan tebal dan dominasi awan tipis membuat proses pelepasan panas dari permukaan bumi pada malam hari berlangsung lebih cepat. Akibatnya, suhu udara malam hingga dini hari di sejumlah daerah terasa lebih dingin dibandingkan beberapa bulan sebelumnya.
Baca Juga: Kuartal I 2026, Kinerja Industri Baja Nasional Tertekan Geopolitik dan Penguatan Dolar AS
Meski demikian, masyarakat diimbau tetap mewaspadai kemungkinan hujan yang masih dapat terjadi pada musim kemarau. Kondisi atmosfer yang masih labil serta adanya faktor lokal dapat memicu terbentuknya awan hujan, terutama pada pagi, sore, atau malam hari di beberapa wilayah Jawa Timur, termasuk Surabaya dan sekitarnya.
BMKG mengingatkan bahwa musim kemarau tidak selalu identik dengan cuaca panas tanpa hujan. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi secara sporadis sehingga masyarakat tetap perlu memperhatikan perkembangan informasi cuaca terbaru sebelum beraktivitas di luar ruangan. (*)
Editor : Lambertus Hurek