Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pelaku Pembacokan di Dinoyo Surabaya Ditangkap, Bacok Korban karena Kalah Duel dan Cemburu

M. Mahrus • Selasa, 9 Juni 2026 | 15:03 WIB
DIRINGKUS: Dua pelaku pembacokan pemuda di Dinoyo, Surabaya, saat ditangkap polisi. Salah satu pelaku mengaku membacok korban karena cemburu dan kalah duel.(IST/RADAR SURABAYA)
DIRINGKUS: Dua pelaku pembacokan pemuda di Dinoyo, Surabaya, saat ditangkap polisi. Salah satu pelaku mengaku membacok korban karena cemburu dan kalah duel.(IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Polisi menangkap pelaku pembacokan  RFSA, 26, pemuda yang viral berkendara motor dengan berlumuran darah di Jalan Dinoyo, Tegalsari Surabaya. Tersangka AM warga Jalan Sawah Pulo Tengah, dan MRA warga Jalan Wonosari Wetan, Surabaya. 

Kasihumas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto mengatakan kasus pengeroyokan terungkap setelah anggota reskrim Polsek Tegalsari melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Pelaku usai kejadian kabur sembunyi ke Madura.

Kasus tersebut bermula saat tersangka AM menghubungi korban RFS pada Jumat 22 Mei 2026 pukul 12.57. Tersangka ingin bertemu korban untuk menjelaskan hubungan korban dengan seorang perempuan B.

Baca Juga: Kortas Tipidkor Polri Geledah Kantor di Ruko Klampis Megah Surabaya, Terkait Kasus Dugaan Korupsi di PG Asembagus Situbondo

Korban saat dihubungi masih berada di Lamongan dan menjawab tiba di Surabaya malam hari. Dia juga menjelaskan bahwa sudah tidak ada hubungan dengan B. Namun tersangka AM tetap ingin bertemu korban.

Sekitar pukul 23.30, tersangka AM menghubungi kembali korban dan menanyakan keberadaan korban apakah sudah di Surabaya. Korban menjawab sudah hampir sampai di Surabaya. "Tersangka AM menentukan lokasi ketemuan yaitu depan kafe Dinoyo Surabaya," ungkapnya, Selasa (9/6). 

Korban lantas menghubungi temannya D bahwa ingin bertemu AM untuk menyelesaikan masalah pribadi dan membagikan lokasi kepada D dan D mengikuti korban. Korban RFS saat itu sudah bertemu dengan AM di kafe Dinoyo. Namun karena situasi kafe rame kemudian tersangka AM meminta pindah ke tempat lain belakang Marvel City Mal.

Baca Juga: Cegah Gelombang PHK, Pemerintah Optimalkan Magang Nasional 2026 dan Siapkan Relaksasi Kebijakan

Sesampainya di belakang Marvel City Mal tersangka AM mengeluarkan celurit dari bagasi motor. Korban diancam tersangka AM menggunakan celurit dan diajak duel.

"Tersangka AM memukul korban menggunakan tangan kiri. Korban menjelaskan sudah tidak ada hubungan dengan B namun tidak dihiraukan," jelasnya. 

Tak lama kemudian datang beberapa teman tersangka AM. Korban lalu bilang ke teman AM yaitu MRB bahwa bila mengajak duel jangan memakai sajam.

Baca Juga: Hilang Kendali, Mobil Terjun dari Flyover Gubeng Pojok Surabaya

Tersangka MRB lantas mengambil celurit dari tersangka AM. Korban dan AM kemudian berduel selama kurang lebih 30 menit. Usai duel, korban pergi meninggalkan lokasi. Namun, tersangka AM dan MRB tak terima lalu mengejar korban mengendarai motor.

Sesampainya di Jalan Dinoyo motor korban dipepet motor yang dikendarai dua tersangka. Korban lalu berhenti dan lari. Kedua tersangka terus mengejar korban dan memukuli korban. "Tersangka kemudian membacok korban hingga terkapar," sebutnya. 

Usai melihat korban terkapar korban, tersangka meninggalkannya di lokasi. Korban kemudian ditolong oleh pengendara motor yang melintas di Jalan Dinoyo dan diantar ke rumah sakit dengan kondisi tangan berlumuran darah.

Baca Juga: Andalkan Baterai LFP dan 17 ADAS, JAECOO J5 EV Siap Temani Mobilitas Keluarga

Sementara tersangka AM mengaku sebelumnya mengajak korban bertemu untuk duel dan menyelesaikan masalah. Sebab tersangka AM cemburu karena pacarnya dekat dengan korban.

"Sering keluar berdua itu Pak. Ada fotonya berdua juga. Saya kalah saya jatuh (saat duel). Saya sudah bengkak semua mimisan," ucapnya. AM dan MRB lalu mengendarai motor dan memepet korban. Ia juga mengeroyok korban dan membacok korban. (rus/gun)

 

 

Editor : Guntur Irianto
#pemuda lamongan #motif pembacokan #polsek tegalsari #Jalan Dinoyo #pelaku pembacokan