Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Viral Keluhan Bising Warga Dharmahusada Surabaya, Manajemen Padel Pasang Peredam Suara 

Andy Satria • Jumat, 5 Juni 2026 | 11:16 WIB
DIRESPON: Pemasangan peredam suara secara bertahap di seluruh area lapangan padel. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)
DIRESPON: Pemasangan peredam suara secara bertahap di seluruh area lapangan padel. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Keluhan warga terkait aktivitas lapangan padel di kawasan Dharmahusada Indah, Surabaya, yang sempat viral di media sosial akhirnya mendapat respons dari pihak pengelola.

Dalam video yang beredar, warga mengeluhkan kebisingan yang ditimbulkan dari aktivitas olahraga tersebut hingga diduga menyebabkan gangguan kenyamanan dan kerusakan pada bangunan rumah.

Baca Juga: Terganggu Kebisingan, Warga Keluhkan Lapangan Padel di Dharmahusada Indah Surabaya 

Menanggapi hal itu, manajemen Atlas Padel Surabaya melalui perwakilannya, Selviyani Dina, menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang merasa terdampak, khususnya kepada Ibu Felicia dan keluarganya.

“Kami sangat menghormati setiap masukan yang diberikan. Namun perlu kami luruskan bahwa komplain yang muncul sejauh ini berasal dari satu rumah yang berbatasan langsung dengan area lapangan, sehingga tidak dapat mewakili seluruh warga sekitar,” ujar Selviyani, Kamis (4/6).

Baca Juga: Turnamen Padel El Grande Surabaya Diikuti 350 Tim, Jadi Ajang Cari Bibit Atlet Muda Jatim

Menurutnya, kenyamanan lingkungan sekitar tetap menjadi perhatian utama manajemen. Karena itu, berbagai langkah perbaikan telah dilakukan untuk meminimalkan dampak kebisingan yang ditimbulkan dari aktivitas olahraga padel.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah pemasangan peredam suara secara bertahap di seluruh area lapangan. Saat ini, pemasangan peredam pada bagian bawah telah selesai 100 persen, sementara pengerjaan pada bagian atas masih terus berlangsung.

Baca Juga: BINUS School Surabaya Bentuk Komunitas Padel Ayah Pertama di Lingkungan Sekolah Internasional

Selain itu, manajemen juga memutuskan menonaktifkan sementara Lapangan 5 yang lokasinya berbatasan langsung dengan rumah warga yang mengajukan keberatan. Lapangan tersebut baru akan dioperasikan kembali setelah sistem peredam suara terpasang secara menyeluruh.

Tak hanya itu, jam operasional Atlas Padel juga disesuaikan. Jika sebelumnya aktivitas berlangsung hingga pukul 22.00 WIB, kini dibatasi hanya sampai pukul 21.00 WIB guna menjaga ketenangan lingkungan pada malam hari.

Baca Juga: Asuransi Jasindo Gelar Turnamen Padel di Surabaya, Usung Sportivitas dan Aksi Sosial untuk Atlet Muda

“Awalnya pemasangan peredam ditargetkan selesai pada 29 Mei. Namun karena kondisi struktur bangunan dan luas area yang cukup besar, kami memilih tidak terburu-buru. Kami ingin menghadirkan solusi jangka panjang, bukan sekadar penanganan sementara,” jelasnya.

Sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi, Atlas Padel juga telah mengirimkan surat kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya dan menyatakan kesiapannya mengikuti seluruh proses uji kebisingan sesuai standar yang berlaku.

“Kami terbuka dan siap dievaluasi oleh pemerintah,” tambah Selviyani.

Dari sisi legalitas, manajemen menegaskan bahwa seluruh perizinan operasional telah dikantongi, termasuk Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan berbagai ketentuan lain yang disyaratkan Pemerintah Kota Surabaya.

Meski demikian, pihak pengelola tetap membuka ruang dialog dengan warga yang menyampaikan keberatan. Manajemen berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara musyawarah tanpa harus menimbulkan kerugian bagi pihak mana pun.

“Kami menghormati jalur hukum yang ditempuh. Namun jika masih memungkinkan, kami sangat terbuka untuk penyelesaian secara kekeluargaan agar tercapai solusi terbaik bagi semua pihak,” tutupnya.

Dengan berbagai langkah yang telah ditempuh, Atlas Padel berharap situasi kembali kondusif sehingga perkembangan olahraga padel di Surabaya dapat berjalan seiring dengan terjaganya kenyamanan masyarakat di lingkungan sekitar. (sam/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#bising #padel #warga #lapangan #manajemen