RADAR SURABAYA - Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) memperkuat jejaring riset internasional melalui kolaborasi penelitian bersama akademisi dunia dari University of Manchester, Inggris.
Inisiatif tersebut menjadi langkah strategis FK Unesa dalam mendorong penguatan kapasitas penelitian kesehatan berbasis data nasional sekaligus memperluas kolaborasi akademik global.
Baca Juga: Unesa Terima 8.292 Mahasiswa Baru Jalur SNBT 2026, 3.107 Penerima KIP Kuliah
Kolaborasi tersebut diinisiasi melalui kunjungan Dekan Fakultas Kedokteran Unesa, dr. Endang Sri Wahjuni, pada Mei 2026 sebagai bagian dari pengembangan jejaring internasional dan peningkatan kualitas riset institusi. Dalam agenda tersebut, FK Unesa membangun kerja sama penelitian bersama Prof. Delvac Oceandy, MD., Ph.D., profesor bidang kardiovaskular dari University of Manchester.
Kolaborasi riset ini mengangkat isu kesehatan global dan nasional terkait risiko kardiometabolik pada pasien diabetes melitus tipe 2 melalui kajian berjudul Residual Cardiometabolic Risk Beyond Glycaemic Control in Treated Type 2 Diabetes: The Role of Lifestyle Transition and Urban Contexts.
Baca Juga: Porprov Jatim 2027 Dapat Dukungan Penuh Unesa, Semua Venue Siap Dipakai
Penelitian memanfaatkan pendekatan berbasis Survei Kesehatan Indonesia (SKI) guna menghasilkan temuan yang lebih kontekstual terhadap karakteristik masyarakat Indonesia.
Kajian tersebut menyoroti tantangan kesehatan yang semakin kompleks seiring perubahan gaya hidup modern, urbanisasi, serta meningkatnya penyakit metabolik yang menjadi perhatian global.
Baca Juga: Mahasiswa Unesa Dibekali AI untuk Pertahanan Nasional, Target Kejar Ketertinggalan 20 Tahun
Pemanfaatan data kesehatan nasional diharapkan dapat memperkuat kualitas bukti ilmiah sekaligus mendukung pengembangan kebijakan kesehatan berbasis data.
Kolaborasi internasional ini memperoleh dukungan pendanaan melalui program EQUITY LPDP Indonesia, yang berperan dalam mendorong penguatan ekosistem riset, peningkatan kapasitas akademik, serta perluasan jejaring internasional bagi perguruan tinggi Indonesia.
Dekan Fakultas Kedokteran Unesa, dr. Endang Sri Wahjuni, mengatakan bahwa kesempatan membangun kolaborasi bersama akademisi bereputasi internasional merupakan momentum penting bagi pengembangan kualitas pendidikan dan penelitian di FK Unesa.
"Kolaborasi bersama profesor kelas dunia merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi Fakultas Kedokteran Unesa. Sebagai fakultas yang terus berkembang, kami ingin membangun budaya akademik dan penelitian yang kuat melalui jejaring internasional yang berkualitas. Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat kapasitas riset institusi, tetapi juga membuka ruang transfer pengetahuan, pengembangan inovasi, dan peningkatan daya saing akademik secara global," ujarnya, Selasa (2/6).
Baca Juga: Cegah Krisis Mental Mahasiswa, Unesa Perkuat Literasi Lewat Bedah Buku Psikologi
Menurut Endang, kerja sama tersebut diharapkan menjadi titik awal lahirnya berbagai penelitian kolaboratif lain yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu kesehatan serta peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Sementara itu, Prof. Delvac Oceandy menyampaikan apresiasinya terhadap semangat FK Unesa dalam membangun budaya riset dan internasionalisasi akademik.
"FK Unesa menunjukkan semangat yang sangat baik untuk terus berkembang. Meskipun merupakan fakultas yang relatif baru, terdapat komitmen kuat untuk membangun kualitas pendidikan dan penelitian yang unggul. Saya merasa senang dapat berkolaborasi dan berharap kerja sama ini dapat memberikan motivasi, memperkuat jejaring akademik internasional, serta menghasilkan penelitian yang memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.
Langkah FK Unesa tersebut juga selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-being) melalui penguatan riset kesehatan, SDG 4 (Quality Education) melalui peningkatan kualitas pendidikan dan kapasitas akademik, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pengembangan inovasi berbasis penelitian, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kolaborasi global.
Melalui sinergi lintas negara tersebut, FK Unesa menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan riset yang relevan terhadap tantangan kesehatan masa depan, memperkuat posisi institusi dalam ekosistem akademik internasional, serta menghasilkan kontribusi ilmiah yang berdampak bagi masyarakat Indonesia maupun dunia. (rmt/vga)
Editor : Vega Dwi Arista