Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Prakiraan Cuaca Surabaya, Selasa 2 Juni 2026: Potensi Hujan Ringan Malam Hari

Lambertus Hurek • Selasa, 2 Juni 2026 | 02:30 WIB
Ilustrasi awan mendung di tengah kota. (AI)
Ilustrasi awan mendung di tengah kota. (AI)

 

RADAR SURABAYA - Cuaca di Kota Surabaya pada Selasa 2 Juni 2026 diprakirakan didominasi kondisi mendung atau berawan tebal sepanjang hari. Meski peluang hujan relatif kecil, hujan ringan masih berpotensi terjadi pada malam hari.

Sejak pagi pukul 05.00 WIB, langit Surabaya diperkirakan tertutup awan tebal dengan suhu udara sekitar 24 derajat Celsius dan kelembapan mencapai 94 persen. Kondisi mendung diprediksi bertahan hingga siang hari.

Baca Juga: DKPP Surabaya Temukan Cacing Hati dan Cacing Pita, Organ Terinfeksi Langsung Diafkir

Memasuki pukul 09.00 WIB hingga 15.00 WIB, suhu udara berangsur naik hingga mencapai 31 derajat Celsius. Namun suhu yang dirasakan masyarakat bisa mencapai 35 hingga 36 derajat Celsius akibat tingginya tingkat kelembapan udara.

Pada periode siang hingga sore hari, cuaca masih didominasi mendung dengan kecepatan angin berkisar 6 hingga 9 kilometer per jam. Peluang hujan berada pada kisaran 5 hingga 9 persen.

Menjelang malam, suhu udara mulai turun menjadi 28 derajat Celsius. Pada pukul 22.00 WIB terdapat potensi gerimis ringan dengan peluang hujan sekitar 17 persen. Curah hujan yang terjadi diperkirakan sangat ringan, sekitar 0,1 milimeter.

Secara umum, aktivitas masyarakat di Surabaya pada Selasa diperkirakan tidak akan banyak terganggu oleh cuaca. Namun warga yang beraktivitas hingga malam hari tetap disarankan menyiapkan perlengkapan antisipasi hujan ringan.

Baca Juga: Tidak Penuhi Standar, 372 SPPG di Jawa Timur Distop Sementara

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat pesisir Jawa Timur untuk tetap mewaspadai potensi banjir rob yang masih dapat terjadi akibat pengaruh fase bulan purnama.

Fenomena bulan purnama yang mencapai puncaknya pada akhir Mei lalu berpotensi meningkatkan ketinggian muka air laut sehingga memicu terjadinya banjir pesisir atau rob di sejumlah kawasan pantai, pelabuhan, tambak, dan permukiman yang berada di daerah rendah.

Masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan pesisir Surabaya, termasuk wilayah sekitar Pelabuhan Tanjung Perak dan pesisir timur Surabaya, diimbau untuk terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) guna mengantisipasi dampak pasang air laut. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#surabaya #banjir rob #Prakiraan Cuaca #BMKG #hujan ringan