Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Wawali Armuji: Surabaya Contoh Harmoni di Tengah Keberagaman

Dimas Mahendra • Senin, 1 Juni 2026 | 20:37 WIB
HORMAT: Wawali Surabaya Armuji atau Cak Ji saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Lahir Pancasila.(IST/RADAR SURABAYA)
HORMAT: Wawali Surabaya Armuji atau Cak Ji saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Lahir Pancasila.(IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjadikan momentum Hari Lahir Pancasila 2026 sebagai pengingat penting untuk menjaga persatuan dan kerukunan di tengah tantangan global yang semakin kompleks. Melalui upacara yang digelar di halaman Balai Kota Surabaya, Senin (1/6), Wakil Wali Kota (Wawali) Surabaya Armuji menegaskan bahwa nilai-nilai Pancasila harus terus hidup dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta seluruh jajaran Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemkot Surabaya.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, peringatan tahun ini disebut menjadi refleksi penting di tengah dunia yang sedang menghadapi berbagai tantangan, mulai dari konflik geopolitik, disrupsi ideologi, hingga ancaman perpecahan sosial.

Baca Juga: Daya Tampung SMA dan SMK Negeri di Jatim Hanya 39,3 Persen, Pemprov Siapkan Beasiswa untuk Sekolah Swasta

Dalam amanatnya, Armuji menyampaikan bahwa Pancasila selama ini terbukti menjadi fondasi kuat yang mampu menjaga Indonesia tetap utuh di tengah keberagaman suku, budaya, agama, dan bahasa.

“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi. Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keragaman di atas lebih dari 17.000 pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan,” ujar Armuji.

Baca Juga: SPMB Jatim, Dindik Catat 90.963 Siswa Sudah Kantongi PIN

Menurutnya, nilai-nilai Pancasila tidak boleh berhenti hanya dalam simbol maupun seremoni tahunan. Lebih dari itu, implementasi Pancasila harus hadir dalam kehidupan sosial masyarakat, pelayanan publik, hingga cara warga menjaga toleransi dan gotong royong di lingkungan masing-masing.

“Perdamaian bukan sekadar tidak adanya perang, tetapi hadirnya keadilan sosial bagi seluruh masyarakat. Karena itu nilai Pancasila harus benar-benar diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Baca Juga: Gegara Kucing Lompat, Pengendara Motor Tercebur ke Sungai di Jalan Kupang Jaya Surabaya

Armuji menilai Surabaya sebagai kota besar dengan tingkat keberagaman tinggi memiliki peran penting menjaga semangat persatuan. Ia menyebut kultur gotong royong, kepedulian sosial, hingga kerukunan antarwarga yang tumbuh di kampung-kampung menjadi salah satu kekuatan utama Kota Pahlawan.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga ruang sosial yang sehat di tengah derasnya arus informasi digital dan perbedaan pandangan di masyarakat.

Baca Juga: Tidak Penuhi Standar, 372 SPPG di Jawa Timur Distop Sementara

“Kita harus tetap menjaga persatuan, menjaga kerukunan, dan tidak mudah terpecah oleh perbedaan. Karena kekuatan bangsa ini ada pada kebersamaan,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Armuji mengajak seluruh elemen masyarakat Surabaya untuk terus merawat semangat Pancasila sebagai identitas bangsa sekaligus fondasi pembangunan kota dan negara.

Baca Juga: Workshop Meracik Parfum di Surabaya, Ciptakan Aroma Sesuai dengan Karakter Pribadi

“Selamat Hari Lahir Pancasila, jayalah Indonesia merdeka. Selama darah Indonesia masih mengalir di bumi kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap sanubari seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai,” pungkasnya. (dim/gun)

 

Editor : Guntur Irianto
#Cak Ji #Wawali Armuji #di surabaya #hari lahir pancasila #keberagaman