Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Nyabu Dulu Sebelum Beraksi, Tersangka Curanmor di Darmo Indah Timur Surabaya Ngaku Jual Hasil ke Madura

M. Mahrus • Minggu, 31 Mei 2026 | 11:13 WIB
DIRINGKUS: Tersangka curanmor di Jalan Darmo Indah Timur, Surabaya, mengaku nyabu dulu sebelum beraksi. Eksekutor H (DPO) masih dalam pengejaran (insert).(IST/RADAR SURABAYA)
DIRINGKUS: Tersangka curanmor di Jalan Darmo Indah Timur, Surabaya, mengaku nyabu dulu sebelum beraksi. Eksekutor H (DPO) masih dalam pengejaran (insert).(IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - As'ad tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) asal Bangkalan yang ditangkap anggota Polsek Tandes di Jalan Raya Darmo Indah Timur G, Surabaya, selalu mengonsumsi sabu (nyabu,red) dulu sebelum beraksi.

Tersangka berangkat dari Bangkalan mengendarai motor sarana Honda Beat bernopol palsu berboncengan dengan temannya H menuju Surabaya.

"Kalau nyabunya waktu mau kerja. Yang beli temannya yang DPO (inisial H)," kata Kanitreskrim Polsek Tandes AKP Jumeno Warsito, Minggu (31/5). 

Baca Juga: Unit Reaksi Cepat Tembak Kaki Pelaku Jambret HP Milik Turis Asal Jerman di Jalan Karet Surabaya

AKP Jumeno menegaskan, untuk sasaran motor yang dicuri tersangka motor matik yang diparkir depan toko maupun rumah. Setelah berhasil mencuri, tersangka membawa motor ke Madura untuk dijual.

Satu unit motor jenis matik dijual tersangka dengan harga Rp 2 juta sampai Rp 3 juta. "Dijualnya ke Ketapang (Sampang). Masih dilakukan pengembangan," ujarnya.

Baca Juga: Kebakaran Ruko di Sidoyoso Surabaya, Pemilik Toko Meninggal Terjebak di Lantai Dua

Sementara untuk pelaku H sempat dicari di dalam gorong-gorong dan ditunggu hingga malam. Namun, pelaku H tak muncul. Kini pelaku H telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) oleh Polsek Tandes. 

Tersangka As, ad mengaku berangkat menggunakan motor dari Bangkalan ke Surabaya untuk mencuri motor. "Berangkat jam 2 kadang jam 12 siang. Malam nggak kelihatan karena katarak. Untuk hasil dijual ke Ketapang Sampang," ucap As'ada saat diinterogasi Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Lutfhie Sulistiawan.

Baca Juga: Jadi Langkah Berani, Parlemen Ghana Sahkan UU Anti-LGBTQ, Promosi dan Pendanaan Masuk Aktivitas Pidana

As'ada mengaku sengaja mengonsumsi sabu supaya betah melek dan merasa kenyang. "Melek. Rasa kenyang ada," ungkap pria bertatto ini. 

 

Kronologi Maling Motor di Darmo Indah Surabaya Dihajar Massa

Diberitakan sebelumnya, seorang joki curanmor dihajar massa setelah tepergok mencuri motor milik K, 22, di Jalan Raya Darmo Indah Timur Blok G, Tandes Surabaya. Tersangka As'ad, 33, warga Dusun Komplang, Dumajah, Tanah Merah Bangkalan.

Sementara temannya H menceburkan diri ke dalam gorong-gorong dan kini ditetapkan daftar pencarian orang (DPO). Kapolsek Tandes Kompol Aspul Bakti melalui Kanitreskrim Iptu Jumeno Warsito mengatakan, tersangka mencuri motor korban yang terparkir di depan rumah toko Jalan Darmo Indah Timur G, Tandes Surabaya, Senin (27/4) pukul 17.07.

Baca Juga: Ini 7 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Asam Lambung

Kedua tersangka awalnya sengaja berangkat dari Madura mengendarai motor Honda Beat memakai nopol palsu untuk mencuri motor di Surabaya. Mereka keliling mencari sasaran motor di kawasan Tandes. Sesampainya di Jalan Darmo Indah Timur G/66, tersangka menemukan sasaran. Mereka berbagi tugas berusaha mencuri motor Honda Beat korban yang diparkir di depan rumah toko.

Pelaku H saat itu turun dan berusaha membobol kunci setir. Tak lama kemudian, tersangka dipergoki korban dan diteriaki maling. Kedua tersangka mengendarai motor berboncengan berusaha kabur. Sialnya, diduga karena panik motor sarana pelaku terjatuh.

Baca Juga: PPKHI Jatim Prioritaskan Pendampingan Hukum Gratis bagi Korban Pinjol

"Tersangka A sempat dimassa  nggak lama. Terus ada anggota reskrim patroli, tersangka diamankan," ujarnya, Jumat (29/5). 

Sementara untuk pelaku H berhasil kabur dan menceburkan diri ke dalam gorong-gorong di sekitar lokasi. Anggota reskrim sempat mencari pelaku ke gorong-gorong. Namun setelah ditunggu hingga malam pelaku H tak kunjung keluar.

Baca Juga: PSG Juara Liga Champions 2026 Usai Kalahkan Arsenal Lewat Adu Penalti Dramatis

"Tersangka H melompat ke dalam box culvert atau gorong-gorong. Hingga saat ini belum tertangkap dan masih pencarian," terangnya.

Mantan Kanitreskrim Polsek Benowo menjelaskan, tersangka A merupakan residivis kasus curanmor. Pria asal Pulau Garam itu pernah ditangkap polisi dan diproses hukum usai mencuri motor di Gresik dan Sidoarjo. (rus/gun)

Editor : Guntur Irianto
#curanmor #Pengakuan tersangka #curanmor di surabaya #polsek tandes #maling motor