Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Joki Curanmor Dihajar Massa di Darmo Indah Timur Surabaya, Satu Temannya Kabur Masuk Gorong-Gorong

M. Mahrus • Jumat, 29 Mei 2026 | 10:02 WIB
DITANGKAP: Tersangka joki curanmor yang ditangkap usai dihajar massa di Jalan Darmo Indah Timur, Surabaya. Satu teman tersangka masuk gorong-gorong. (IST/RADAR SURABAYA)
DITANGKAP: Tersangka joki curanmor yang ditangkap usai dihajar massa di Jalan Darmo Indah Timur, Surabaya. Satu teman tersangka masuk gorong-gorong. (IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Seorang joki pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dihajar massa setelah tepergok mencuri motor milik K, 22, di Jalan Raya Darmo Indah Timur Blok G, Tandes, Surabaya. Tersangka As'ad, 33, warga Tanah Merah, Bangkalan, Madura. Sementara temannya H menceburkan diri ke dalam gorong-gorong dan kini ditetapkan daftar pencarian orang (DPO). 

Kapolsek Tandes Kompol Aspul Bakti melalui Kanitreskrim AKP Jumeno Warsito mengatakan, tersangka mencuri motor korban yang terparkir di depan rumah toko Jalan Darmo Indah Timur G, Tandes, Surabaya, Senin (27/4) pukul 17.07.

Kedua tersangka awalnya sengaja berangkat dari Madura mengendarai motor Honda Beat memakai nopol palsu untuk mencuri motor di Surabaya. Mereka keliling mencari sasaran motor di kawasan Tandes. Sesampainya di Jalan Darmo Indah Timur G, tersangka menemukan sasaran. Mereka berbagi tugas berusaha mencuri motor Honda Beat korban yang diparkir di depan rumah toko.

Baca Juga: Timnas Indonesia Pakai Pakansari di Fase Grup Piala ASEAN 2026, SUGBK untuk Semifinal dan Final

Pelaku H saat itu turun dan berusaha membobol kunci setir. Tak lama kemudian, tersangka dipergoki korban dan diteriaki maling. Kedua tersangka mengendarai motor berboncengan berusaha kabur. Sialnya, diduga karena panik motor sarana pelaku terjatuh.

"Tersangka A sempat dimassa. Terus ada anggota reskrim patroli, tersangka diamankan," ujarnya, Jumat (29/5). 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Jumat, 29 Mei 2026: Pagi Cerah, Malam Berpotensi Hujan Ringan, Warga Pesisir Waspadai Rob

Sementara untuk pelaku H berhasil kabur dan menceburkan diri ke dalam gorong-gorong di sekitar lokasi. Anggota reskrim sempat mencari pelaku ke gorong-gorong. Namun setelah ditunggu hingga malam pelaku H tak kunjung keluar.

"Tersangka H melompat ke dalam box culvert atau gorong-gorong. Hingga saat ini belum tertangkap dan masih pencarian," terangnya. 

Baca Juga: Direktur Perusahan di Surabaya Palsukan Akta Jual Beli Kapal Rp 5 Miliar

Mantan Kanitreskrim Polsek Benowo ini menjelaskan, tersangka A merupakan residivis kasus curanmor. Pria asal Pulau Garam itu pernah ditangkap polisi dan diproses hukum usai mencuri motor di Gresik dan Sidoarjo.

"Dia pernah dua kali dihukum perkara sama curanmor di Gresik dan Sidoarjo," tegasnya. 

Baca Juga: Pemotongan Hewan Kurban Terakhir di Pegirian, Awal Bulan RPH Bedol Desa ke Tambak Oso Wilangun Surabaya

Pada tahun 2026 tersangka mengaku telah melakukan aksi pencurian motor di Surabaya dan Lamongan. Di antaranya di mimarket Sememi Benowo dan Mulyosari pada bulan Maret. Kemudian tersangka juga pernah beraksi mencuri motor di Lamongan pada bulan yang sama. (rus/gun)

Editor : Guntur Irianto
#berita curanmor surabaya #gorong-gorong #maling motor #nyebur ke sungai #dihajar massa