RADAR SURABAYA - Seorang pemuda asal Wonogiri Jawa Tengah menjadi korban dugaan percobaan perampasan atau begal motor di Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya, Minggu (24/5) malam. Bahkan diduga kelompok gangster ini membawa sajam.
Korban sempat dipukuli dan motornya nyaris dibawa kabur komplotan pelaku. Namun karena korban teriak, komplotan pelaku panik dan semburat kabur. Motor korban gagal dibawa kabur. Sementara motor salah satu pelaku malah tertinggal di lokasi.
Salah satu warga yang menolong korban IAF menjelaskan awalnya mengendarai motor dari arah barat ke timur melintas di Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya, pukul 20.40.
Baca Juga: Sapi Kurban Lepas di Kampung Arab Banjarmasin, Seruduk Warga hingga Meninggal
Tak lama kemudian mendengar teriakan seorang pemuda meminta tolong. IAF lalu berhenti dan menanyakan maksud korban meminta tolong. "Saya tanya kenapa mas ? Dia jawab dibegal mas," ujarnya, Kamis (28/5).
Menurut IAF, kondisi korban saat itu syok. Beberapa orang pedagang hewan kurban dan tukang tambal ban membantu menenangkan korban di Jalan Pakis Tirtosari IV. Selain itu motor korban juga dipinggirkan.
Baca Juga: Pejalan Kaki Tewas usai Tertabrak KA di Jalan Ahmad Yani Surabaya
Berdasarkan keterangan korban, peristiwa bermula saat korban hendak ke salah satu mal di Jalan Mayjen Sungkono. Korban ternyata tidak tahu jalan akses ke lokasi mal. Korban menepi membuka ponsel dan melihat google maps. Tiba-tiba korban didatangi pelaku menggunakan tiga sampai empat motor.
Salah satu pelaku mengeluarkan sajam ke arah korban. Korban yang ketakutan berusaha kabur dan meninggalkan motornya. Namun pelaku tak jadi membacok korban. Pelaku memukul kepala korban. Korban spontan teriak meminta tolong warga.
"Setelah menggeser motor korban ternyata ada salah satu motor diduga milik pelaku tertinggal. Pelaku diduga meninggalkan motor karena panik korban teriak-teriak," ucapnya.
Di dalam jok motor terduga pelaku ditemukan alat pegisian daya ponsel, perangkat kunci keyless dan STNK motor. Motor tersebut lalu diserahkan ke polisi yang datang ke lokasi.
Baca Juga: Intelijen Iran Bongkar Dugaan Agenda Tersembunyi AS dan Israel terhadap Teheran
Aksi percobaan begal itu juga sempat terekam kamera ponsel warga dan videonya beredar luas di media sosial. "Percobaan begal di sampingnya, di depanya gedung Gema 45 mau dibegal tapi masnya selamat ini. Sekarang masih ada di sampingnya Gema 45 dan sepeda begalnya ketinggalan satu di sini," ucap perekam video sambil merekam korban dan motor milik pelaku yang tertinggal.
Kapolsek Sawahan Kompol Muljono saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut belum merespon. Sementara Kanit Reskrim AKP Tri Subagjo dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp (WA) juga belum merespon. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto