Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Fitur Kursi Khusus Perempuan Cegah Pelecehan Seksual di Kereta Api

Rahmat Sudrajat • Rabu, 27 Mei 2026 | 15:09 WIB
ANTISIPASI: Kampanye anti kekerasan dan pelecehan seksual  di Stasiun Pasar Turi.
ANTISIPASI: Kampanye anti kekerasan dan pelecehan seksual  di Stasiun Pasar Turi.

RADAR SURABAYA - Dalam upaya menciptakan perjalanan yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan maupun pelecehan seksual, PT KAI Daop 8 Surabaya gencar melakukan berbagai langkah antisipasi.

Langkah ini diwujudkan melalui kampanye edukasi serta penyempurnaan fasilitas dan kebijakan di lingkungan stasiun maupun di dalam rangkaian kereta api.

Baca Juga: Upaya Mencegah Pelecehan Seksual di Kereta Api, Dari Female Seat Map hingga Blacklist Seumur Hidup Bagi Pelaku
 
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk kepedulian nyata perusahaan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat.

Terutama terkait pentingnya pencegahan tindakan tidak senonoh di transportasi publik. Menurutnya, keselamatan dan rasa aman pelanggan adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar.

Baca Juga: Kereta Api Tabrak Bus di Bangkok: 8 Tewas, 32 Luka-Luka
 
“Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan merupakan prioritas utama KAI. Kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan ruang publik yang aman, nyaman, dan saling menghormati. KAI tidak memberikan toleransi terhadap segala bentuk pelecehan seksual di lingkungan kereta api,” ujar Mahendro, Rabu (27/5). 
 
Sebagai bentuk komitmen konkret melindungi penumpang perempuan, KAI telah menghadirkan fitur unggulan bernama Female Seat Map dalam aplikasi Access by KAI.

Baca Juga: Angka Kecelakaan Kereta Api Meningkat, KAI Beri Edukasi  Keselamatan kepada Siswa di Surabaya

Fitur ini memudahkan penumpang perempuan untuk memilih tempat duduk yang berdekatan hanya dengan sesama perempuan saat melakukan pemesanan tiket. 

Melalui fitur ini, penumpang dapat melihat posisi kursi yang telah terisi oleh perempuan lain, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman lebih selama perjalanan berlangsung.

Baca Juga: 3.508 Wisman Gunakan Kereta Api di Daop 8 Surabaya Saat Lebaran 2026

Kehadiran fasilitas ini menjadi salah satu langkah preventif utama dalam mencegah tindakan pelecehan.
 
Mahendro menegaskan, KAI menerapkan kebijakan tegas bagi siapa pun yang terbukti melakukan pelecehan seksual.

Sanksi berat berupa pemblokiran akses atau blacklist akan diberikan kepada pelaku, yang berarti dilarang menggunakan seluruh layanan kereta api untuk seumur hidup.

Kebijakan ini bertujuan memberikan efek jera sekaligus perlindungan maksimal bagi para penumpang.
 
“KAI mengajak seluruh penumpang untuk tidak ragu melapor apabila melihat maupun mengalami tindakan pelecehan seksual. Pelanggan dapat segera menyampaikan laporan kepada petugas stasiun, petugas keamanan, kondektur, maupun melalui saluran layanan pelanggan yang tersedia di setiap rangkaian kereta api,” tegasnya.
 
Ia memastikan bahwa KAI tidak hanya berfokus pada penindakan pelaku saja, tetapi juga berkomitmen penuh memberikan pendampingan dan dukungan kepada korban selama proses penanganan berlangsung.

Pihaknya akan berkoordinasi langsung dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait demi keadilan bagi korban.
 
Melalui serangkaian kampanye edukatif ini, KAI berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga etika dan mencegah kekerasan seksual di ruang publik semakin meningkat.

KAI Daop 8 Surabaya menegaskan akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk aspek keamanan dan perlindungan pelanggan, guna mewujudkan standar perjalanan kereta api yang selamat, aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk pelecehan seksual. (rmt/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#kereta api #pelecehan #perempuan #daop 8 #seksual