RADAR SURABAYA - Aksi pencurian terjadi di minimarket kawasan Jalan Ketintang, Surabaya, Sabtu (23/5) siang. Pengutil ini terekam CCTV memakai topi, kaos lengan panjang dan celana panjang. Saat beraksi pelaku berpura-pura sebagai pembeli di minimarket. Pelaku memasukkan barang curiannya ke dalam celana.
Kepala toko Febri Tri Utomo mengatakan, pelaku masuk ke dalam toko berlagak akan membeli barang jualan toko. Pelaku juga sempat keliling melihat barang jualan yang ada di rak.
Tak lama kemudian pelaku mengambil tas ransel bag yang dijual di toko. Tas ransel itu lalu dibawa ke sudut pojok toko. Tas tersebut digunakan menampung sementara barang curian. "Kemarin yang dicuri ada pengharum ruangan sama jam tangan," ujarnya, Selasa (26/5).
Baca Juga: 56 Flora Langka Berhasil Diselamatkan, Kebun Raya Banua Perkuat Konservasi Tumbuhan Endemik
Barang tersebut disembunyikan dalam tas ransel bag terlebih dahulu. Saat situasi sepi kemudian barang diambil dari tas ransel lalu dimasukkan ke dalam celananya.
"Jam tangan ada sekitar 14 buah, terus ada pengharum ruangan 12 buah. Harga satunya sekitar Rp 28 ribu. Kerugian total ada mungkin Rp 600 - 700 ribu," jelasnya.
Baca Juga: Kesaksian Warga saat Tragedi Kebakaran Rumah di Banyu Urip Surabaya, Cucu dan Nenek Meninggal Dunia
Febri menuturkan kasus pencurian itu baru diketahui pada hari Minggu (24/5) tepatnya saat mengecek barang display dan stok gudang serta sistem. Ternyata ada beberapa barang dagangan yang hilang. Usut punya usut setelah dicek melalui CCTV pelaku mencuri pada Sabtu (23/5) siang.
"Modusnya berlagak belanja terus masukkan barang ke dalam pakaiannya. Saat keluar itu dia belagak menanyakan barang yang dicari, ditanyakan barang yang ternyata enggak dijual di toko kayak gitu," bebernya.
Baca Juga: Doorr! Pelaku Curanmor di Surabaya Ditembak Unit Reaksi Cepat Pemburu Begal Polres Tanjung Perak
Menurut Febri, bulan sebelumnya juga sudah sempat ada pencurian. Barang yang dicuri berupa pengharum ruangan sekitar 25 buah dengan nilai kerugian sekitar Rp 800 ribu. Kasus pencurian tersebut oleh pihak toko sudah dilaporkan ke polisi. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto