Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Anggota DPRD Surabaya Budi Leksono Reses, Warga Keluhkan SPP Mahal dan Sulit Cari Kerja

Dimas Mahendra • Senin, 25 Mei 2026 | 17:10 WIB
Anggota Komisi B DPRD Surabaya Budi Leksono (tengah) bersama Wawali Armudji (paling kanan) mendengar keluhan warga Tembok Dukuh. (IST)

 
Anggota Komisi B DPRD Surabaya Budi Leksono (tengah) bersama Wawali Armudji (paling kanan) mendengar keluhan warga Tembok Dukuh. (IST)  

 

RADAR SURABAYA – Persoalan biaya pendidikan dan sulitnya mencari pekerjaan masih menjadi keluhan utama warga Kota Pahlawan. Dua isu tersebut mencuat saat anggota Komisi B DPRD Surabaya Budi Leksono menggelar reses bersama warga di kawasan Tembok Dukuh, Senin (25/5).

Dalam dialog tersebut, warga silih berganti menyampaikan persoalan kebutuhan hidup yang dinilai semakin berat, terutama terkait biaya sekolah anak dan minimnya peluang kerja di lingkungan sekitar.

Baca Juga: Kemiskinan Ekstrem di Jatim Tersisa 0,29 Persen, Begini Kiat Gubernur Khofifah

Irma mengaku kesulitan membayar SPP anaknya yang bersekolah di SLB Bangun Bangsa, Pasar Keling. Ia menyebut pengajuan bantuan pendidikan sudah disampaikan melalui kelurahan sejak tiga bulan lalu, tapi hingga kini belum ada kepastian.

“Sudah diajukan sejak beberapa bulan lalu, tapi sampai sekarang belum ada kabar lagi,” ujarnya.

Selain persoalan pendidikan, kebutuhan lapangan pekerjaan juga menjadi curhatan warga. Roslina, warga RT 1 RW 7, meminta adanya bantuan akses lowongan kerja bagi masyarakat sekitar yang hingga kini masih kesulitan mendapatkan pekerjaan tetap.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Budi Leksono menilai persoalan pendidikan dan pekerjaan memang menjadi dua isu yang paling sering muncul dalam setiap kegiatan reses di tengah masyarakat.

“Persoalan SPP dan kebutuhan pekerjaan memang paling banyak disampaikan warga. Ini menunjukkan kondisi ekonomi masyarakat masih perlu mendapat perhatian serius,” kata Buleks, sapaan akrab Budi Leksono.

Baca Juga: ACC Gandeng OJK dan Media Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat Surabaya 

Politisi PDI Perjuangan itu memastikan seluruh aspirasi warga akan ditindaklanjuti dan dikoordinasikan dengan dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya.

“Kami tampung seluruh aspirasi masyarakat. Persoalan pendidikan menyangkut masa depan anak, sementara pekerjaan menyangkut keberlangsungan ekonomi keluarga,” ujarnya.

Menurut dia, DPRD akan mendorong agar bantuan pendidikan maupun akses informasi lowongan kerja dapat lebih mudah dijangkau masyarakat di tingkat kampung.

“Persoalan pekerjaan juga akan kami komunikasikan dengan pihak terkait supaya warga punya peluang kerja yang lebih luas,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Buleks hadir bersama Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya sekaligus Plh Wali Kota Surabaya Armudji. Keduanya juga membagikan bingkisan gratis kepada warga yang hadir.

Buleks menegaskan, reses bukan sekadar agenda formal DPRD, tetapi menjadi ruang untuk mendengar langsung persoalan riil yang dihadapi masyarakat sehari-hari.

“Lewat reses seperti ini kami bisa mengetahui kebutuhan warga secara langsung, mulai pendidikan, pekerjaan, sampai persoalan ekonomi keluarga,” pungkasnya. (dim) 

Editor : Lambertus Hurek
#budi leksono #spp mahal #armuji #Reses Dewan #dprd surabaya