Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

DPRD Surabaya Soroti Nasib Rusunami Tambak Wedi

Dimas Mahendra • Jumat, 22 Mei 2026 | 21:08 WIB
PROYEK: Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Muhammad Saifuddin, meminta pembangunan rusunami Tambak Wedi diselesaikan.(IST/RADAR SURABAYA)
PROYEK: Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Muhammad Saifuddin, meminta pembangunan rusunami Tambak Wedi diselesaikan.(IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA – Rencana pembangunan rumah susun milik sederhana (rusunami) di Surabaya mulai memunculkan perhatian publik. Pasalnya, proyek rusunami yang sebelumnya direncanakan dibangun di dua titik, kini baru difokuskan di kawasan Ngagel, sementara lokasi Tambak Wedi belum menyentuh tahap pembangunan fisik.

Kondisi tersebut mendapat sorotan dari Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Muhammad Saifuddin. Mantan Ketua Pansus Hunian Layak DPRD Surabaya itu meminta Pemerintah Kota (Pemkot) tidak mengabaikan rencana pembangunan rusunami di Tambak wedi karena antusiasme masyarakat dinilai sangat tinggi.

“Awalnya yang disampaikan DPRKPP ada dua titik, yakni Sememi dan Tambak Wedi. Kemudian berubah menjadi Tambakwedi dan Ngagel. Harapan saya, pembangunan rusunami di Tambak Wedi juga harus diprioritaskan dan bisa mulai dibangun tahun ini,” kata Saifuddin.

Baca Juga: Temuan Hewan Kurban Scabies, Cak Ji Minta Pengawasan Lapak Hewan Kurban Diperketat

Menurut politisi yang akrab disapa Bang Udin tersebut, masyarakat di kawasan Tambakwedi sudah lama mengetahui rencana pembangunan rusunami dan menyambut program itu dengan antusias. Banyak warga menilai kehadiran rusunami menjadi solusi kebutuhan hunian layak dengan harga terjangkau di Surabaya.

“Warga sangat antusias untuk membeli rusunami karena mereka menganggap program ini sangat membantu,” ujarnya.

Baca Juga: Rudapaksa Dua Anak Tirinya yang Kembar hingga Satu Korban Hamil, Bapak di Sukolilo Surabaya Ditahan

Bang Udin menilai Tambak Wedi memiliki potensi besar untuk pengembangan hunian vertikal karena kawasan tersebut masih memiliki banyak aset lahan milik Pemkot Surabaya. Karena itu, ia berharap Pemkot menunjukkan keseriusan agar rencana tersebut tidak berhenti hanya sebatas wacana.

“Lahan aset pemkot di Tambak Wedi sangat banyak. Tinggal bagaimana keseriusan pemerintah kota untuk membangun rusunami di sana,” tegasnya.

Baca Juga: Gojek dan Kemenkes Fasilitasi Cek Kesehatan Gratis untuk Mitra Driver di 17 Kota

Ia mengingatkan, jangan sampai tingginya harapan masyarakat justru berujung kekecewaan apabila proyek rusunami di Tambak Wedi gagal direalisasikan.

“Jangan sampai masyarakat sudah antusias, tapi akhirnya gagal dibangun sehingga menimbulkan kekecewaan,” imbuhnya.

Baca Juga: Waduh! X Batasi Unggahan Harian Akun Non-Premium

Diketahui, hingga saat ini proyek rusunami yang diprioritaskan Pemkot Surabaya masih berada di kawasan Ngagel dan baru memasuki tahap penyediaan lahan. Sementara pembangunan fisik belum dimulai.

Program rusunami sendiri menjadi salah satu solusi penyediaan hunian layak di Surabaya di tengah keterbatasan lahan dan tingginya kebutuhan tempat tinggal masyarakat perkotaan. DPRD Surabaya pun berharap realisasi proyek tersebut dapat berjalan merata dan tidak hanya terpusat di satu kawasan saja. (dim/gun)

 

Editor : Guntur Irianto
#berita surabaya hari ini #Ngagel #tambak wedi #Rusunami surabaya #rusunawa