RADAR SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa resmi melepas keberangkatan kloter 116 sebagai kelompok terbang terakhir Embarkasi Surabaya.
Pelepasan digelar di Gedung Muzdalifah Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Kamis (21/5) malam. Jemaah pada kloter terakhir ini berasal dari wilayah Surabaya, Sidoarjo, dan Pasuruan.
Dari total kuota sebanyak 44.029 orang jemaah dan petugas, realisasi keberangkatan tercatat 43.999 orang menuju Tanah Suci.
Khofifah menegaskan, Embarkasi Surabaya merupakan embarkasi dengan jumlah jemaah terbanyak di seluruh Indonesia.
“Ini jemaah terbanyak dibanding provinsi lain. Sesuai Undang-Undang Haji, prioritas diberikan kepada daerah dengan antrean terpanjang, yaitu Jawa Timur. Kami bersyukur berkat dukungan Menteri Haji, Jatim mendapat tambahan kuota 8.000 orang,” ujar Khofifah.
Ia menambahkan, secara keseluruhan proses berjalan sangat lancar. Hanya ada satu penerbangan yang sempat melakukan pergantian pesawat, namun hal itu tidak menimbulkan kendala berarti.
“Alhamdulillah tidak ada masalah dalam pergantian pesawatnya. Kami memohon doa bersama agar seluruh jemaah sehat, lancar, dan hajinya diterima serta mabrur,” harapnya.
Lebih lanjut, Khofifah juga berpesan agar para jemaah turut mendoakan keamanan dan kedamaian.
“Tolong doakan Indonesia dan Jawa Timur tetap aman serta damai. Kedamaian ini menjadi modal penting agar kami bisa bekerja lebih baik untuk membahagiakan dan menyejahterakan seluruh masyarakat,” pungkasnya. (rmt)