RADAR SURABAYA - Driver ojek online (ojol) kembali menggelar aksi unjuk rasa di Surabaya, Rabu (20/5). Ratusan massa driver ojol berkumpul di frontage road (FR) sisi barat Jalan Ahmad Yani sekitar Bundaran Cito, Surabaya, sejak Rabu pagi.
Selama aksi demo berlangsung Polrestabes Surabaya melakukan pengaman dan pengawalan dari titik kumpul dan melakukan rekayasa arus lalu lintas bila diperlukan.
Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya mengatakan, pihaknya telah menyiagakan personel untuk pengamanan aksi unjuk rasa. Di antaranya menempatkan personel di titik perbatasan atau masuk Kota Surabaya Bundaran Waru.
Baca Juga: Antisipasi Banjir Rob, Polres Tanjung Perak Imbau Warga Pesisir Surabaya untuk Waspada
"Kesiapan personel untuk antisipasi demo ojol, kami mempersiapkan pengamanan dan menempatkan personel di simpul-simpul jalan yang akan dilalui. Ini kami lakukan mulai dari titik kumpul di bundaran Waru yang arah Surabaya," ujarnya, Rabu (20/5).
Lokasi dan Rute Demo Ojol di Surabaya
Ia melanjutkan, personelnya akan mengantisipasi titik mana saja yang akan dilalui massa demo ojol. Massa setelah dari titik kumpul FR Jalan Ahmad Yani akan bergerak ke kantor Dishub Provinsi Jatim, Diskominfo Jatim, Polda Jatim dan kantor DPRD Jatim.
Baca Juga: Ini Langkah Polres Tanjung Perak Tekan Angka Curanmor di Jembatan Suramadu Surabaya
Massa akan melewati Jalan Ahmad Yani, Jalan Wonokromo, Jalan Darmo, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Embong Malang, Jalan Blauran, Jalan Bubutan hingga Jalan Indrapura.
"Akan dilaksanakan pengawalan massa unras mulai dari titik kumpul sampai dengan sasaran lokasi unjuk rasa. Dan akan dilakukan rekayasa arus lalin apabila diperlukan (situasional) dan memperkuat personil di simpul-simpul besar dan sasaran lokasi unjuk rasa," bebernya.
Baca Juga: Pasutri Sering Selisih Paham, Tidak Jujur, Terpaksa Gugat Cerai di PA Surabaya
Mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jatim ini mengimbau para pengguna jalan untuk mencari alternatif lain selama aksi unjuk rasa berlangsung. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto