RADAR SURABAYA - Euforia ribuan warga yang memadati gelaran Surabaya Vaganza 2026 ternyata meninggalkan sejumlah catatan bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
Selain tumpukan sampah di sepanjang rute parade, sejumlah aset publik milik pemkot juga dilaporkan mengalami kerusakan pascaacara.
Baca Juga: Kantor DKS Dieksekusi, Pengamat Sebut Hubungan Pengurus DKS dan Pemkot Tidak Harmonis
Kerusakan tersebut meliputi tanaman hias di beberapa taman kota hingga kaca fasilitas di kawasan Alun-alun Surabaya, Balai Pemuda. Saat ini, seluruh kerusakan telah didata dan proses perbaikan mulai dilakukan oleh perangkat daerah terkait.
Baca Juga: Pengamat: Polemik Balai Pemuda Bisa Jadi Momentum Benahi Ruang Seni Surabaya
Kepala Bidang Sarana, Prasarana dan Pemanfaatan Limbah Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya, Ali Mustofa, mengatakan perbaikan taman langsung dilakukan sehari setelah parade berlangsung.
“Sudah diperbaiki,” ujarnya singkat.
Tak hanya taman kota, kerusakan juga ditemukan pada fasilitas publik di kawasan Alun-alun Surabaya yang berada di kompleks Balai Pemuda Surabaya. Informasi yang dihimpun, salah satu bagian kaca fasilitas di area tersebut dilaporkan mengalami kerusakan akibat membludaknya massa penonton Surabaya Vaganza.
Namun, terkait detail kerusakan di kawasan Alun-Alun Surabaya, kewenangan penyampaian informasi berada di Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kota Surabaya selaku pengelola kawasan.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak terkait masih belum memberikan keterangan resmi.
Meski demikian, Pemkot Surabaya memastikan seluruh kerusakan aset telah terdata dan segera dipulihkan agar fasilitas publik kembali dapat digunakan masyarakat seperti semula. (dim/vga)
Editor : Vega Dwi Arista