Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Sapi Kurban di Surabaya Dipijat dan Diperdengarkan Musik, Agar Gemuk dan Tidak Stres

Rahmat Sudrajat • Senin, 18 Mei 2026 | 16:40 WIB
TELATEN: Suyatno saat memijat sapi di kandangnya. (RAHMAT SUDRAJAT/RADAR SURABAYA)
TELATEN: Suyatno saat memijat sapi di kandangnya. (RAHMAT SUDRAJAT/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Cara tak biasa dilakukan seorang peternak sapi kurban di kawasan Pakal, Surabaya. Demi menjaga kesehatan dan kualitas hewan ternaknya, sapi-sapi kurban dirawat dengan pijatan rutin hingga diperdengarkan alunan musik setiap hari.

Metode unik tersebut dilakukan agar sapi tetap sehat, tidak stres, dan menghasilkan kualitas daging yang baik saat nanti disembelih.

Baca Juga: Sudah Tembus Rp 140.000 per Kg, Bapanas Pastikan Daging Sapi di Pasaran Masih Sesuai Harga Acuan

Pemilik peternakan, Suyatno, mengatakan perawatan khusus itu sudah menjadi kebiasaannya sejak bertahun-tahun lalu.

“Ini menjadi alternatif selain penanganan medis. Kami punya kebiasaan merawat sapi kurban dengan dipijat setiap pagi dan sore saat dimandikan. Tak jarang kami juga memberikan alunan musik,” ujar Suyatno, Senin (18/5).

Baca Juga: Sapi Sonok Madura, Kontes Keindahan Sapi Betina yang Tetap Lestari

Menurutnya, pijatan dilakukan di seluruh tubuh sapi agar otot hewan tidak kaku sehingga pertumbuhannya lebih maksimal dan tubuh sapi menjadi lebih sehat serta gemuk.

Tak hanya itu, ia juga sering berinteraksi langsung dengan sapi-sapinya layaknya seorang teman.

Baca Juga: BPS Catat Jumlah RPH Aktif di Jawa Timur Capai 198 Unit, Sapi Jadi Hewan Terbanyak Dipotong

“Pijatan ini penting agar ototnya lentur dan tumbuh maksimal. Saya juga sering bicara, ‘Sehat ya, jangan sakit ya,’ sambil memijat. Saya percaya sapi bisa mengerti perlakuan baik ini,” jelasnya.

Suyatno mengaku telah menerapkan metode tersebut sejak 2009. Hasilnya, sapi jenis Limosin, Simental, hingga Marlboro miliknya terlihat lebih tambun dan sehat.

Baca Juga: PHRI Jatim Khawatir Pemangkasan Kuota Impor Daging Sapi Berdampak pada Kelangsungan Usaha

Selain terapi pijat dan musik, asupan nutrisi ternak juga dijaga dengan pakan berkualitas berupa campuran tempe, air rebusan tempe, konsentrat, dan jerami.

Ia memastikan seluruh sapi kurban miliknya aman dan layak jual karena telah diperiksa langsung oleh tim medis.

“Sapi-sapi kami sudah diperiksa dokter hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya dan dinyatakan sehat serta layak diperjualbelikan sebagai hewan kurban,” pungkasnya. (rmt/vga)

 

Editor : Vega Dwi Arista
#pijat #musik #gemuk #kurban #sapi