Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Embarkasi Surabaya Sudah Berangkatkan 101 Kloter ke Tanah Suci, 2 Jemaah Tertunda di Medan Karena Sakit

Rahmat Sudrajat • Senin, 18 Mei 2026 | 04:06 WIB
Jemaah haji di Embarkasi Surabaya bersiap saat hendak diberangkatkan ke tanah suci, Minggu (17/5) malam. (Rahmat Sudrajat/Radar Surabaya)
Jemaah haji di Embarkasi Surabaya bersiap saat hendak diberangkatkan ke tanah suci, Minggu (17/5) malam. (Rahmat Sudrajat/Radar Surabaya)

RADAR SURABAYA - Sebanyak 101 kloter dengan total 38.286 jemaah haji Embarkasi Surabaya telah diberangkatkan ke Tanah Suci hingga Minggu (17/5) malam.

Masa keberangkatan jemaah haji tersisa empat hari lagi. Meski berjalan lancar, operasional sempat ada dua jemaah yang tetunda di Medan akibat gangguan kesehatan.
 
Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam menjelaskan, peristiwa jemaah yang tertunda di Medan tersebut terjadi, Sabtu (16/5) sore. 

Baca Juga: Hasil Rukyatul Hilal di Jatim hanya Terlihat di Lamongan, Idul Adha Pemerintah Tetapkan Jatuh Rabu 27 Mei

Jemaah bernama Regina Kasbun dari Kloter 93 asal Kabupaten Jember harus dirujuk untuk penanganan medis di Medan dan didampingi oleh pendampingnya Budiman Her. 
 
"Kemarin Sabtu ada dua orang yang tertunda karena dirujuk di Medan. Satu jemaah didampingi pendampingnya. Namun kondisinya saat ini sudah membaik, sudah bisa bicara dan makan. Insyaallah besok Senin sudah bisa diterbangkan lewat kloter berikutnya," ungkapnya, Minggu (17/5). 

Anam menduga kondisi tersebut terjadi karena kelelahan berlebih, mengingat jemaah tersebut sudah berusia lanjut. 

Baca Juga: Haji 2026: Kemenhaj Fasilitasi Pembayaran Dam di Indonesia

Ia menyoroti kebiasaan sejumlah calon jemaah yang kurang istirahat di rumah sebelum berangkat, justru sibuk melayani tamu. Hal ini menjadi catatan evaluasi penting untuk keberangkatan tahun depan.

"Indikasinya hanya kecapekan. Banyak jemaah mengaku dua hari sebelum berangkat tidak sempat istirahat karena sibuk melayani tamu. Untuk tahun 2027, kami imbau jemaah benar-benar istirahat cukup di rumah. Di embarkasi pun kami percepat layanan penerimaan hanya sekitar 50–80 menit agar jemaah bisa lebih banyak beristirahat," tegasnya.

Ia juga menyoroti kasus wafat jemaah di Tanah Suci yang diduga kuat dipicu kelelahan.

Baca Juga: 88 Orang Tewas Akibat Wabah Ebola di Kongo, WHO Tetapkan Darurat Global

"Banyak kasus jemaah yang sehat, setelah istirahat dan sarapan tiba-tiba sesak napas hingga meninggal. Itu indikasi kelelahan berat yang memicu serangan jantung, baik saat di Madinah maupun Makkah," tambahnya.
 
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 12 jemaah asal Embarkasi Surabaya meninggal dunia.

Dengan rincian, 3 orang wafat di Madinah, 7 orang di Makkah, serta 2 orang meninggal di rumah sakit daerah sebelum sempat diberangkatkan. 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya, Senin 18 Mei 2026, Langit Kelabu Potensi Hujan Ringan

Sementara itu, masih ada 11 jemaah yang keberangkatannya tertunda dan kini masih dalam perawatan di RS haji dan di Embarkasi Surabaya. (rmt)

Editor : Nurista Purnamasari
#Haji 2026 #surabaya #gangguan kesehatan #jemaah haji #embarkasi surabaya