RADAR SURABAYA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika(BMKG) memprakirakan wilayah Kota Surabaya akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang disertai petir pada Minggu 17 Mei 2026. Akibat fase bulan baru BMKG mengingatkan potensi banjir rob di kawasan pesisir.
Berdasarkan data prakiraan cuaca, kondisi langit Surabaya terpantau berawan tebal dan mulai mengalami hujan ringan sejak pukul 05.00 WIB. Memasuki pukul 06.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB, intensitas hujan meningkat menjadi hujan lokal dengan curah hujan tertinggi mencapai 2,2 milimeter pada pukul 07.00 WIB.
Suhu udara pada pagi hari berkisar antara 26 hingga 28 derajat Celsius dengan kelembapan tinggi mencapai 94 persen.
Baca Juga: Breaking: Chelsea Tunjuk Xabi Alonso Jadi Manajer Baru, Ini Alasan di Baliknya
Hujan diprakirakan sempat mereda pada pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB dengan kondisi langit tetap tertutup awan mendung atau overcast. Pada siang hari tersebut, suhu udara mencapai puncaknya pada angka 31 hingga 32 derajat Celsius.
Namun suhu yang dirasakan di permukaan atau feels like dapat mencapai 41 derajat Celsius akibat tingginya kelembapan udara.
Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi genangan dan petir pada sore hingga malam hari. Mulai pukul 15.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB, wilayah Surabaya diprakirakan hujan disertai kilat secara berturut-turut.
Suhu udara pada malam hari diprakirakan menurun ke angka 27 hingga 28 derajat Celsius dengan embusan angin bergerak tenang dari arah selatan berkisar antara 1 hingga 5 kilometer per jam.
Baca Juga: Kemeriahan Surabaya Vaganza 2026: Festival of Lights Sulap Kota Pahlawan Jadi Lautan Cahaya
Selain potensi cuaca ekstrem, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi banjir rob di kawasan pesisir Surabaya akibat fenomena fase bulan baru.
Pihak berwenang mengimbau warga di sepanjang garis pantai untuk mengantisipasi kenaikan volume air laut yang berpotensi merendam pemukiman dan mengganggu aktivitas transportasi di sekitar pelabuhan serta tambak.
Sejumlah wilayah yang diprakirakan terdampak pasang air laut maksimum ini meliputi kawasan Kalianak, Greges, Kalimas Baru, Bulak, Nambangan, dan Kenjeran. Luapan air laut dari fenomena pasang maksimum tersebut diprakirakan juga dapat meluas hingga ke area Pantai Timur Surabaya.
Masyarakat yang tinggal di zona rawan disarankan untuk mengamankan barang berharga dan memantau pembaruan informasi dari posko kebencanaan terdekat.(*)
Editor : Lambertus Hurek