Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kemeriahan Surabaya Vaganza 2026: Festival of Lights Sulap Kota Pahlawan Jadi Lautan Cahaya

Dimas Mahendra • Minggu, 17 Mei 2026 | 02:52 WIB
Citraland turut memeriahkan Surabaya Vaganza dengan karya mereka. (Dimas)
Citraland turut memeriahkan Surabaya Vaganza dengan karya mereka. (Dimas)

RADAR SURABAYA – Pusat Kota Surabaya berubah menjadi lautan cahaya yang memukau pada Sabtu (16/5) malam. 

Ribuan warga tumpah ruah memadati rute sepanjang 3,1 kilometer untuk menyaksikan Surabaya Vaganza 2026, sebuah parade ikonik yang tahun ini mengusung tema Festival of Lights: Garden of Hope.

Gelaran tahun ini terasa lebih istimewa karena masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 besutan Kementerian Pariwisata RI.

Perpaduan Teknologi Cahaya dan Budaya Lokal

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Surabaya Vaganza 2026 tampil lebih spektakuler dengan konsep parade malam hari. 

Baca Juga: Surabaya Vaganza 2026, Ribuan Warga Padati Jalan Nikmati Parade Cahaya HJKS ke-733

Masyarakat disuguhi pemandangan mobil hias yang dipenuhi bunga segar, dekorasi lampu artistik, hingga kostum bercahaya yang dikenakan para peserta.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa perubahan waktu pelaksanaan ke malam hari bertujuan memberikan pengalaman baru sekaligus kenyamanan bagi wisatawan.

"Surabaya Vaganza malam ini menunjukkan indahnya suasana dan kuatnya rasa kekeluargaan warga Kota Surabaya.

Konsep lampu ini sengaja dibuat untuk memberikan pengalaman wisata malam yang lebih menarik," ujar Wali Kota Eri saat melepas peserta di kawasan Tugu Pahlawan.

Dampak Positif Terhadap Pariwisata dan Ekonomi

Masuknya Surabaya Vaganza dalam daftar KEN 2026 terbukti menjadi magnet bagi wisatawan.

Wali Kota Eri mengungkap bahwa selama rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 berlangsung, sektor ekonomi kreatif mengalami tren positif.

- Kunjungan Wisatawan: Meningkat sekitar 12,5%.

- Okupansi Hotel: Naik sebesar 4%.

- Sektor UMKM: Mengalami pergerakan ekonomi yang signifikan di sepanjang rute parade.

"Ini bukti pariwisata Surabaya jalan, budaya arek juga jalan. Kalau pariwisata bergerak, ekonomi otomatis ikut naik, hotel penuh tamu, dan UMKM terus bergerak," tambahnya optimistis. 

Tampil maksimal untuk Surabaya Vaganza. (Humas)
Tampil maksimal untuk Surabaya Vaganza. (Humas)

Rute Lebih Panjang dan Peserta yang Antusias

Tahun ini, rute parade diperpanjang menjadi 3,1 kilometer untuk memecah kepadatan penonton agar lebih nyaman.

Rombongan memulai perjalanan dari Tugu Pahlawan, melintasi Jalan Tunjungan yang ikonik, Jalan Gubernur Suryo, dan berakhir di Monumen Bambu Runcing.

Baca Juga: Manchester City Juara Piala FA 2026, Gol Ajaib Antoine Semenyo Bungkam Chelsea

Sebanyak 35 peserta dari berbagai instansi dan pemangku kepentingan (stakeholder) turut memamerkan kreativitas mereka. 

Apresiasi dari Kementerian Pariwisata RI

Asisten Deputi Event Daerah Kemenpar RI, Reza Fahlevi, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi Pemerintah Kota Surabaya. 

Menurutnya, Surabaya Vaganza telah melalui proses kurasi ketat sehingga layak menjadi salah satu acara unggulan nasional.

"Ini adalah komitmen nyata Pemkot Surabaya dalam memajukan pariwisata. Kami berharap acara ini menjadi signature event yang mampu menarik minat wisatawan mancanegara ke depannya," pungkas Reza.

Sebagai kado untuk warga dalam rangka HJKS ke-733, Pemkot Surabaya juga menyiapkan berbagai promo menarik, termasuk tiket masuk destinasi wisata tertentu hanya seharga Rp733.(dim) 

 

Editor : Rahmat Adhy Kurniawan
#Festival of Lights: Garden of Hope #surabaya vaganza #Karisma Event Nusantara #KEN #Eri Cahyadi