Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Jemaah Asal Jember Tunda ke Tanah Suci Karena Tak Sadarkan Diri saat Hendak Berangkat dari Embarkasi Surabaya 

Rahmat Sudrajat • Sabtu, 16 Mei 2026 | 23:25 WIB
Jemaah haji Kloter 96 di Asrama Haji Embarkasi Surabaya sebelum diberangkatkan menuju Bandara Juanda untuk terbang ke Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (16/5). (Rahmat Sudrajat/Radar Surabaya)
Jemaah haji Kloter 96 di Asrama Haji Embarkasi Surabaya sebelum diberangkatkan menuju Bandara Juanda untuk terbang ke Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (16/5). (Rahmat Sudrajat/Radar Surabaya)

RADAR SURABAYA - Sebanyak tiga jemaah haji asal Kabupaten Jember yang tergabung dalam Kloter 96 terpaksa menunda keberangkatan ke Tanah Suci Sabtu (16/5). 

Dua di antaranya karena sakit diduga stroke ringan dan bahkan ada yang tidak sadarkan diri hingga harus dirujuk ke Rumah Sakit Haji, sedangkan satu pendamping lainnya masih menunggu di Asrama Haji Embarkasi Surabaya.
 
Pembimbing Ibadah Haji Kloter 96, Roni Subhan, menjelaskan bahwa penundaan ini terjadi mendekati jadwal keberangkatan. Sebagian jemaah sempat mengalami keraguan karena ada yang mengalami penurunan kondisi kesehatan.

Baca Juga: Surabaya Vaganza 2026, Ribuan Warga Padati Jalan Nikmati Parade Cahaya HJKS ke-733 

"Sempat ada yang ragu berangkat, akhirnya tiga orang tertunda. Ada yang karena stroke ringan, bahkan ada yang sampai tidak sadarkan diri saat mau berangkat," ungkap Roni.
 
Ia menambahkan, jemaah yang tertunda akibat sakit tetap memiliki peluang untuk diberangkatkan setelah dinyatakan sembuh oleh tim medis dan laik terbang. 

Ia mencontohkan istri dari jemaah yang tertunda akhirnya memilih ikut menunda demi mendampingi suaminya dan dijadwalkan menyusul pada kloter berikutnya.

Baca Juga: Kunjungi Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Wamenhaj Dahnil Klaim Angka Kematian Jemaah Tahun Ini Turun Drastis 

"Tadi suaminya tertunda sakit, istrinya sebenarnya siap berangkat. Namun akhirnya istri memilih menunda juga, rencananya besok ikut kloter selanjutnya," jelasnya.
 
Sementara itu, Kloter 96 diberangkatkan sesuai jadwal pukul 20.55 WIB dari Bandara Juanda ke Jeddah dengan jumlah 377 jemaah, termasuk pengganti dari jemaah cadangan. Dari jumlah tersebut, tercatat 12 orang menggunakan kursi roda.
 
Menghadapi padatnya jadwal ibadah di gelombang kedua ini, Roni mengaku telah menyiapkan strategi khusus demi keselamatan jemaah, terutama bagi mereka yang berisiko tinggi (risti). 

Baca Juga: Olah TKP Kebakaran di RSUD Dr Soetomo Surabaya, Tim Labfor Polda Jatim Bawa Sejumlah Benda yang Terbakar 

"Khusus jemaah risiko tinggi akan didampingi secara bergantian. Kami juga melakukan konsultasi kesehatan terus-menerus, mulai dari di embarkasi hingga nanti tiba di Tanah Suci," ujarnya.

Ia juga merancang pengaturan waktu ibadah agar jemaah tidak kelelahan. "Saat tiba di Makkah nanti, Umrah Wajib akan dilaksanakan pada malam hari, supaya jemaah masih punya cukup waktu istirahat," imbuhnya.
 
Hingga keberangkatan Kloter 96, total jemaah yang sudah diberangkatkan dari Embarkasi Surabaya mencapai 35.305 orang. Sementara data dari Klinik Embarkasi mencatat masih ada 9 jemaah yang menjalani perawatan di rumah sakit. (rmt)

Editor : Nurista Purnamasari
#Asrama Haji Embarkasi Surabaya #jemaah haji tunda berangkat #Haji 2026 #jemaah haji #jember