Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Iseng Bermain Borgol, Malah Kunci Hilang, Pemuda Asal Surabaya Ngadu ke Damkar

Rahmat Sudrajat • Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15 WIB
APES: Aldrich Daniel saat dibawa ke Mako Rayon Satu Pasar Turi Surabaya untuk dibantu petugas melepas borgol di tangannya.
APES: Aldrich Daniel saat dibawa ke Mako Rayon Satu Pasar Turi Surabaya untuk dibantu petugas melepas borgol di tangannya.

RADAR SURABAYA - Nasib apes dialami Aldrich Daniel, 16, remaja warga Jalan Tanjung Layar, Surabaya.

Dia terpaksa mendatangi Markas Komando (Mako) Rayon Satu Pasar Turi, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya.

Baca Juga: Diduga Langgar Aturan, Jaksa Surabaya Biarkan Tahanan Narkoba Jalan Tanpa Borgol

Dalam kondisi malu sekaligus panik karena kedua pergelangan tangannya terikat dan terkunci borgol, Aldrich harus sabar mendapatkan penanganan dari petugas pemadam kebakaran (damkar) tersebut.
 
Kejadian bermula saat Aldrich sedang asyik bermain-main menggunakan borgol bersama kakaknya.

Baca Juga: Borgol Tahanan Macet, Polsek Semampir Minta Bantuan Damkar

Awalnya hanyalah sekadar iseng dan hiburan biasa, namun berubah menjadi masalah besar begitu borgol terpasang rapat dan terkunci.

Saat hendak dibuka kembali, keduanya kaget dan panik karena kunci borgol tersebut tak dapat ditemukan lagi di mana pun.

Baca Juga: Polisi Gadungan yang Peras Warga di Kalianak Surabaya Membeli Borgol di Pasar Maling Wonokromo
 
Usaha melepasnya dengan cara apa pun tak berhasil. Karena tidak tahu harus berbuat apa dan kondisi tangan yang makin terasa tak nyaman, Aldrich pun akhirnya meminta bantuan orang terdekat untuk mengantarnya ke kantor Damkar.

Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan penanganan. Mengingat benda itu terbuat dari besi keras, tim penyelamat menggunakan gerinda potong kecil dibantu sendok makan sebagai pengaman.

Baca Juga: Bawa Borgol Takut-takuti Korban di Jalan Kalianak Surabaya, Ini yang Dilakukan Polisi Gadungan

Alat bantu itu dipasang di sela-sela borgol dan kulit tangan agar saat besi dipotong, percikan api maupun ujung potongan besi tidak melukai kulit atau pergelangan tangan Aldrich.
 
Kabid Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan DPKP Kota Surabaya, M. Rokhim, menjelaskan kronologi dan cara penanganan yang dilakukan petugas di lapangan.

Baca Juga: Rencanakan Aksi di Sekitar Terminal Bungurasih, Beli Tali & Borgol di Surabaya
 
“Remaja tersebut datang ke pos kami dengan kondisi kedua tangannya sudah terborgol. Ia bercerita tadi sedang bermain bersama kakaknya, lalu pas dikunci, kuncinya malah hilang. Kami pun segera turun tangan, proses pemotongan dilakukan sangat hati-hati menggunakan gerinda kecil dan kami selipkan sendok makan sebagai penahan agar tidak ada luka sedikit pun di tangannya,” ungkap M. Rokhim, Kamis (14/5).
 
Ia menambahkan, proses evakuasi dan pemotongan besi tersebut berlangsung sekitar 20 menit.

Berkat kehati-hatian petugas, akhirnya borgol pun berhasil dipisahkan sepenuhnya dari tangan Aldrich dalam keadaan aman dan korban tidak mengalami cedera atau luka sedikit pun.
 
“Kini kondisinya sudah aman, tangannya sudah bebas kembali. Kami juga mengingatkan kembali agar masyarakat berhati-hati menggunakan benda-benda keras atau alat yang bisa mengikat, apalagi jika hanya sekadar untuk bermain, agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. (rmt/vga)

Editor : Vega Dwi Arista
#borgol #petugas #damkar #penyelamatan #Pemadam