RADAR SURABAYA - Bobol rumah tetangganya, tersangka SA, 37, warga Jalan Bulak Banteng Madya, Surabaya, akhirnya ditangkap Polsek Kenjeran. Ia membobol rumah korban MH, 44, tetangganya sendiri saat ditinggal mudik ke Sampang, Madura. Tersangka mengambil puluhan baju gamis, kipas dinding, dan tabung gas elpiji 3 kilogram (kg). Kerugian ditaksir mencapai Rp 10 juta.
Pembobolan rumah ini bermula ketika tersangka yang masih tetangga korban hanya beda dua nomor ini mengetahui yang bersangkutan mudik. Ia pun merencanakan hendak membobol rumah korban yang kosong. Ia mempersiapkan peralatan untuk beraksi.
"Tersangka menggunakan sarung yang disambung dengan tali untuk beraksi. Ini sudah dipersiapkan sebelumnya," kata Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto, Senin (11/5).
Baca Juga: Oknum Guru Honorer di Sukomanunggal Surabaya Cabuli Siswi di Lab Komputer hingga Toilet Sekolah
Saat malam hari, tersangka mulai beraksi. Ia memanjat bagian belakang rumah korban. Kemudian ia membuka genteng rumah dan masuk ke dalam. Sebelumnya, ia sudah mengaitkan sarung yang disambung tali ke kayu rusuk atap rumah korban MH.
Ketika turun ia langsung menuju ke tumpukan baju gamis. Ia memasukkan 20 potong baju tersebut ke dalam kresek. Kemudian ia menuju ke kamar mencari barang berharga lainnya di dalam rumah.
Baca Juga: Bukan Hantavirus, Ini Penyakit Menular yang Perlu Lebih Diwaspadai di Indonesia
Tersangka langsung menuju salah satu kamar dengan merusak pintu menggunakan obeng dan parang yang ditemukan di rumah korban. Selanjutnya ia mengambil kipas dinding. "Ia mencari uang dan perhiasan namun tidak menemukannya di dalam kamar tersebut," katanya.
Tersangka kemudian menuju ke kamar lainnya. Saat itu, ia sempat mengintip dari lubang angin-angin dengan memanjat lemari es yang sudah digelar di dekat kamar. Tersangka meulai merusak pintu kamar.
Baca Juga: Bom Bunuh Diri di Pos Polisi Pakistan Tewaskan 12 Orang, Militan Gunakan Drone dalam Serangan
"Suara itu sempat membuat tetangga sebelah rumah korban curiga dan keluar rumah. Bahkan mengecek rumah korban. Tersangka takut dan sembunyi di dapur. Ia kemudian lari membawa tabung gas elpiji," jelasnya.
Korban yang pulang keesokan harinya terkejut rumah sudah porak poranda. Ia pun langsung mengecek rumah. Mengetahui baju gamis, kipas, dan tabung gas hilang, ia pun langsung melaporkan ke Polsek Kenjeran.
Polisi berhasil menangkap tersangka setelah sebelumnya meringkusnya usai mencuri helm di rusunawa Randu. Hasil penyidikan tersangka mengaku sudah melakukan pembobolan rumah milik tetangganya.
"Ia juga diketahui membobol rumah di Jalan Jatipurwo. Saat ini kami masih mengembangkan kasus ini," tuturnya.(gun)
Editor : Guntur Irianto