RADAR SURABAYA — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat pembangunan 8 rumah pompa baru pada tahun 2026 sebagai langkah antisipasi menghadapi musim hujan mendatang. Proyek ini menjadi bagian dari strategi penguatan sistem pengendalian banjir dan genangan di sejumlah kawasan rawan di Kota Pahlawan.
Kepala Bidang Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Adi Gunita, mengatakan mayoritas proyek rumah pompa kini sudah memasuki tahap finalisasi pengadaan sehingga pengerjaan fisik dapat segera dimulai bulan ini.
“Dari delapan rumah pompa, enam titik sudah selesai proses lelang. Tinggal dua lokasi yang masih berproses, yakni di kawasan Gereja Bethany dan Jalan Panjang Jiwo,” kata Adi.
Baca Juga: Dua Pria Terekam CCTV Curi Motor Mahasiswa di Warkop Jalan Ngagel Jaya Selatan Surabaya
Menurutnya, percepatan pembangunan dilakukan agar seluruh rumah pompa baru dapat beroperasi sebelum intensitas hujan tinggi kembali terjadi pada akhir tahun. “Kita harapkan semuanya selesai Oktober nanti, sebelum musim hujan datang,” ujarnya.
Adi menjelaskan, pembangunan rumah pompa baru difokuskan untuk memperkuat kapasitas pengendalian air di kawasan yang selama ini memiliki potensi genangan saat curah hujan tinggi.
Dengan tambahan rumah pompa tersebut, sistem drainase Surabaya diharapkan semakin responsif dalam mempercepat aliran air menuju saluran pembuangan utama.
Pemkot Surabaya juga menaruh perhatian serius terhadap kualitas pengerjaan proyek. Karena itu, kontraktor yang sebelumnya masuk daftar hitam akibat keterlambatan pengerjaan proyek rumah pompa tahun lalu dipastikan tidak diperbolehkan kembali mengikuti tender tahun ini.
Baca Juga: Lansia di Surabaya Disekap Pacar Anaknya selama Setahun, Uang Rp 2 Miliar Dikuras Habis
“Kontraktor yang di-blacklist tahun lalu tidak bisa ikut lagi dalam pengadaan. Ada dua bendera waktu itu terkait proyek rumah pompa Jalan Ahmad Yani dan Tengger Kandangan,” tegasnya.
Meski spesifikasi teknis pembangunan rumah pompa tahun ini relatif sama dengan sebelumnya, Pemkot Surabaya memastikan pengawasan proyek akan diperketat agar pembangunan berjalan sesuai target dan tidak molor.
Langkah percepatan pembangunan rumah pompa ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemkot Surabaya menjaga kota tetap aman dari banjir di tengah cuaca ekstrem yang diperkirakan masih berpotensi terjadi sepanjang tahun 2026. (dim/gun)
Editor : Guntur Irianto