RADAR SURABAYA – Gelaran Festival Rujak Uleg 2026 tak hanya menjadi pesta budaya dan kuliner khas Kota Pahlawan. Namun juga menjadi panggung promosi bagi puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.
Dalam festival yang berlangsung di Surabaya Expo Center (SBEC), eks THR-TRS, Sabtu malam (9/5/2026), area bazar UMKM tampak dipadati pengunjung sejak sore hari. Berbagai produk unggulan makanan dan cemilan berjajar meramaikan kawasan festival.
Menariknya, seluruh pelaku UMKM yang ikut dalam bazar tersebut merupakan tenant pilihan yang telah melalui proses kurasi oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya.
Kurasi dilakukan untuk memastikan produk yang ditampilkan memiliki kualitas, kemasan, hingga daya saing yang baik sehingga mampu menarik minat pengunjung maupun wisatawan yang hadir di Festival Rujak Uleg 2026.
Sejumlah tenant tampak menjadi pusat perhatian pengunjung. Selain menyajikan makanan khas Surabaya, beberapa pelaku UMKM juga menghadirkan produk kekinian yang dikombinasikan dengan sentuhan lokal.
Baca Juga: Rayakan HJKS, Pemkot Surabaya Hadirkan Tarif Parkir QRIS Cuma Rp 733, Catat Jadwal dan Lokasinya
Sebutlah seperti tenant jajanan dimsum yang banyak menarik minat para kalangan pemuda. Pelaku UMKM tersebut berasal dari Rungkut dan merupakan binaan Pemkot. Dia mengaku baru kali ini dapat mengikuti even bergengsi semacam ini di Surabaya.
"Seneng mas bisa memperkenalkan produk olahan saya sendiri dengan kreasi kami. Alhamdulillah sedari tadi rame pengunjungnya," tuturnya.
Baca Juga: Guru Ngaji di Surabaya Cabuli 7 Santri Laki-Laki, Begini Modusnya
Di sisi lain, kurasi yang dilakukan Pemkot pun mendapat feedback positif dari para pengunjung. Yanti misalnya, menurut dia dengan adanya kurasi tersebut, produk yang dipamerkan dan dipasarkan dalam bazar ini sudah ada parameter nya.
"Kita kan pengunjung ya, tentu harapan kami jajanan yang kami beli rasanya enak dan higienis. Awal mula tentu ragu mana yang enak dan lain sebagainya. Eh ternyata ketika dicoba satu tenant, enak. Lalu nyoba yg lain enak juga. Artinya kurasi yang dilakukan dinas berhasil menjaga kualitas produk umkm mereka," tuturnya.
Baca Juga: Putri Meta Pesta Gol 12-0, Siap Rebut Posisi Tiga
Kehadiran bazar UMKM ini menjadi bagian dari upaya Pemkot Surabaya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui event budaya dan pariwisata. Festival Rujak Uleg pun tak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga membuka peluang transaksi ekonomi bagi para pelaku usaha lokal.
Suasana bazar semakin hidup karena pengunjung dapat menikmati hiburan musik di area festival sambil berbelanja produk UMKM. Banyak warga terlihat berkeliling dari satu stan ke stan lainnya untuk mencicipi kuliner maupun membeli produk kreatif khas Surabaya.
Baca Juga: Analisis PSG vs Arsenal: 6 Faktor Penentu Juara Liga Champions
Melalui keterlibatan UMKM dalam event besar HJKS ke-733 ini, Pemkot Surabaya berharap produk-produk lokal semakin dikenal luas dan mampu naik kelas melalui dukungan promosi di berbagai agenda pariwisata kota. (dim/gun)
Editor : Guntur Irianto