Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

DPRD Surabaya Minta Hotline Lapor Cak Eri Bisa Dipantau Real Time

Dimas Mahendra • Kamis, 7 Mei 2026 | 17:28 WIB
APRESIASI: Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Rio Dh. I. Pattiselano, mengapresiasi hotline Lapor Cak Eri di WA.(IST/RADAR SURABAYA)
APRESIASI: Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Rio Dh. I. Pattiselano, mengapresiasi hotline Lapor Cak Eri di WA.(IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA – Kehadiran layanan pengaduan berbasis WhatsApp (WA) “Lapor Cak Eri” mendapat apresiasi dari DPRD Surabaya. Namun, dewan mengingatkan agar kanal aduan baru tersebut tidak hanya menjadi tambahan layanan semata tanpa diikuti pembenahan sistem penanganan laporan warga secara menyeluruh.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Rio Dh. I. Pattiselano menilai hotline yang digagas Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi itu memiliki potensi besar mempercepat pelayanan publik, asalkan didukung sistem yang transparan dan terintegrasi.

“Kami mengapresiasi inovasi layanan pengaduan ini. Tapi jangan berhenti hanya sebagai kanal baru tanpa perbaikan sistem yang mendasar,” ujarnya, Kamis (8/5).

Baca Juga: Musik Lintas Negara Ramaikan Pekan Francophonie 2026 di Surabaya, Libatkan Siswa Kursus Bahasa Prancis

Menurut Rio, ukuran keberhasilan hotline pengaduan bukan hanya pada banyaknya laporan yang masuk, melainkan seberapa cepat laporan tersebut ditindaklanjuti dan sejauh mana masyarakat bisa memantau proses penanganannya secara terbuka.

Ia pun mendorong agar seluruh laporan yang masuk melalui “Lapor Cak Eri” dapat langsung terhubung ke dashboard terintegrasi yang bisa dipantau secara real time oleh wali kota maupun organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Baca Juga: Gemar Main Judi, Lupa Nafkah Anak Istri, Akhirnya Gugat Cerai Suami

“Kalau terhubung ke dashboard, wali kota bisa langsung memonitor perkembangan laporan. Ini akan mempercepat pengambilan keputusan,” katanya.

Rio menilai sistem tersebut juga dapat menjadi “early warning system” bagi pemerintah kota dalam mendeteksi persoalan-persoalan di lapangan sejak dini. Mulai dari keluhan pelayanan publik, infrastruktur, lingkungan, hingga persoalan sosial kemasyarakatan.

Baca Juga: Haji 2026: Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Langsung Kenakan Ihram, Arab Saudi Sebut Jatim Terbaik

Di sisi lain, ia menyoroti banyaknya kanal pengaduan yang saat ini dimiliki Pemkot Surabaya. Selain “Lapor Cak Eri”, masyarakat juga mengenal aplikasi Wargaku, Call Center 112, hotline OPD, hingga berbagai satgas khusus seperti Satgas Premanisme dan Satgas Tanah.

Menurutnya, keberadaan banyak kanal aduan tanpa integrasi berpotensi membingungkan masyarakat dan membuat laporan tercecer.

Baca Juga: Diduga Micro Sleep, Mobil Tabrak Truk di Jembatan Suramadu Sisi Surabaya

“Jangan sampai masyarakat melihat ini sebagai penumpukan layanan. Pertanyaannya, apakah yang sebelumnya tidak efektif?” tuturnya.

Karena itu, DPRD Surabaya mendorong seluruh kanal pengaduan di lingkungan Pemkot dapat disatukan dalam satu sistem terpadu agar lebih efisien, cepat, dan mudah dipantau warga.

Baca Juga: Semua TPS di Surabaya Kini Dipantau CCTV, DLH Awasi Pergerakan Sampah Secara Real Time

“Kalau transparan dan terintegrasi, ini bisa jadi early warning system yang sangat bagus,” pungkasnya.(dim/gun)

Editor : Guntur Irianto
#lapor cak eri #cara #wa #Komisi A #dprd surabaya