Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Lindungi Anak-Anak dari Risiko Penyakit Menular, Surabaya Gencarkan Imunisasi Campak

Dimas Mahendra • Rabu, 6 Mei 2026 | 18:30 WIB
Anak-anak di Surabaya saat mengikuti imunisasi campak di Pos PAUD Terpadu (PPT) Melati, Kelurahan Kenjeran, Kecamatan Bulak, Rabu (6/5). (HUMAS PEMKOT SURABAYA)
Anak-anak di Surabaya saat mengikuti imunisasi campak di Pos PAUD Terpadu (PPT) Melati, Kelurahan Kenjeran, Kecamatan Bulak, Rabu (6/5). (HUMAS PEMKOT SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya terus memperkuat program imunisasi campak sebagai langkah preventif melindungi anak-anak dari risiko penyakit menular. 

Upaya ini dilakukan melalui sinergi antara Dinas Kesehatan dan Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani, yang turun langsung meninjau pelaksanaan imunisasi di Pos PAUD Terpadu (PPT) Melati, Kelurahan Kenjeran, Kecamatan Bulak, Rabu (6/5).

Dalam kunjungannya, Bunda Rini menekankan bahwa tantangan terbesar imunisasi campak justru datang dari kekhawatiran orang tua. 

Baca Juga: Haji 2026: 21.246 Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Berangkat ke Madinah, Gelombang Kedua Dimulai

“Kadang ibunya lebih heboh atau takut dibanding anaknya, sehingga anak ikut tidak tenang. Kami hadir untuk meyakinkan bahwa imunisasi ini adalah langkah preventif agar anak-anak terhindar dari penyakit yang tidak terduga,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar para ibu disiplin mengecek buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) berwarna pink sebagai pedoman imunisasi dasar. 

Bahkan, ia menyarankan penggunaan alarm di ponsel sebagai pengingat jadwal imunisasi. 

Baca Juga: Kasus Sempat Mencapai Ribuan, Kemenkes Terbitkan Surat Edaran Campak

“Jangan sampai karena kesibukan rumah tangga, hak anak untuk mendapatkan kekebalan tubuh jadi terabaikan,” tegasnya.

Pentingnya Imunisasi Campak

Rini menekankan bahwa campak bukan sekadar penyakit ringan. “Ada informasi dari Dinas Kesehatan bahwa terdapat 17 kasus meninggal dunia di wilayah lain. Ini membuktikan bahwa dampak campak bisa sangat berbahaya jika tidak diantisipasi sejak dini,” ungkapnya.

Ia berpesan agar orang tua di Surabaya segera melengkapi imunisasi dasar anak, termasuk imunisasi campak, di fasilitas kesehatan terdekat.

Baca Juga: Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri Bilang Bakal Fokus Mengatasi Dampak Ekonomi dan Pembenahan Pasar di Surabaya

“Imunisasi apapun itu penting sebagai upaya preventif untuk mencegah anak-anak terkena penyakit yang bisa mengganggu tumbuh kembangnya di masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh, menyampaikan bahwa hingga awal Mei 2026, capaian Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) telah mencapai 37,23 persen atau sekitar 11.446 anak dari total target tahunan 30.797 anak. 

“Secara data, progres kita sudah sesuai target bulanan. Namun, tantangan utama adalah tingginya mobilisasi warga, terutama di wilayah utara yang sering bepergian ke luar kota, sehingga ada sasaran yang tidak hadir saat hari pelaksanaan,” jelasnya.

Terkait kekhawatiran masyarakat mengenai Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), dr. Billy memastikan penanganan cepat tersedia tanpa biaya. 

Baca Juga: Cegah Krisis Mental Mahasiswa, Unesa Perkuat Literasi Lewat Bedah Buku Psikologi

“Jika ada reaksi pasca imunisasi, segera lapor. Petugas kami akan langsung menangani secara gratis. Jangan jadikan KIPI sebagai alasan untuk tidak mengimunisasikan anak, karena manfaat proteksinya jauh lebih besar,” pungkasnya. (dim/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#imunisasi campak #surabaya #Bunda PAUD #kesehatan #campak