RADAR SURABAYA - Cuaca Surabaya pada Selasa (28/4/2026) diperkirakan berfluktuasi cukup tajam. Pagi hari relatif stabil dengan langit berawan, tetapi memasuki siang suhu meningkat signifikan. Sore hingga malam, potensi hujan disertai petir mendominasi.
Pada pagi hari, kondisi cuaca didominasi berawan tebal dengan suhu berkisar 26–29 derajat Celsius. Kelembapan udara tinggi, mencapai 87–93 persen.
Sementara angin bertiup lemah dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan sekitar 4–6 km per jam. Hujan ringan berpotensi terjadi secara lokal sejak dini hari, namun cenderung tidak merata.
Baca Juga: Lindungi Akses Sungai Kalimas, Benteng Kedung Cowek Bukti Pertahanan Berlapis Surabaya
Memasuki siang hari, suhu udara meningkat hingga 31–32 derajat Celsius, dengan suhu terasa mencapai 40–41 derajat Celsius. Langit tetap berawan hingga mendung. Peluang hujan mulai muncul sekitar pukul 12.00–13.00 dalam bentuk hujan ringan yang bersifat sementara.
Pada sore hingga malam hari, potensi hujan meningkat signifikan. Mulai pukul 14.00, hujan disertai petir berpeluang terjadi dengan probabilitas di atas 50 persen.
Intensitas hujan diperkirakan meningkat pada pukul 15.00–18.00, dengan kemungkinan hujan sedang hingga disertai kilat. Suhu udara turun ke kisaran 29–31 derajat Celsius, sementara kelembapan naik di atas 80 persen.
Baca Juga: PGN Jaga Kinerja Solid di Kuartal I 2026 dengan Fokus Layanan Domestik dan Disiplin Keuangan
Malam hari, hujan ringan hingga sedang masih berlanjut dengan sesekali petir. Suhu berkisar 27–29 derajat Celsius, dengan kondisi angin relatif tenang. Pola ini diperkirakan berlangsung hingga menjelang tengah malam.
Sementara itu, BMKG mengingatkan Jawa Timur saat ini memasuki masa pancaroba atau peralihan dari musim hujan ke kemarau. Pada fase ini, potensi cuaca ekstrem meningkat, seperti hujan lebat berdurasi singkat, angin kencang, petir, hingga puting beliung.
Pekan lalu, sejumlah wilayah di Jawa Timur dilaporkan terdampak banjir dan tanah longsor akibat hujan intensitas tinggi. Masyarakat diminta waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara cepat, terutama pada siang hingga malam hari. (*)
Editor : Lambertus Hurek