Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kompolnas Turun ke Surabaya, Awasi Seleksi Taruna Akpol Polda Jatim 

M. Mahrus • Sabtu, 25 April 2026 | 17:47 WIB
KETAT: Kompolnas saat melihat langsung seleksi taruna akpol Polda Jatim di SMKN 5 Surabaya.(IST/RADAR SURABAYA)
KETAT: Kompolnas saat melihat langsung seleksi taruna akpol Polda Jatim di SMKN 5 Surabaya.(IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) RI turun langsung ke Surabaya mengawasi pelaksanaan proses seleksi calon taruna Akademi Kepolisian (Akpol) 2026 yang digelar Polda Jatim di SMKN 5 Surabaya, Sabtu (25/4).

Dalam pengawasan yang dilakukan, Kompolnas mengecek dan mengawasi pelaksanaan tes psikologi calon siswa taruna Akpol yang digelar di SMKN 5 Surabaya.

Komisioner Kompolnas M Choirul Anam mengatakan, kedatanganya kali ini untuk mengawasi secara langsung tahapan tes psikologi casis Akpol. Pihaknya memastikan tidak ada bentuk kecurangan atau upaya pelanggaran hukum.

Baca Juga: Ini Pesan Maia Estianty di Siraman El Rumi dan Syifa Hadju

"Semangatnya memang akuntabilitas. Enggak boleh ada kecurangan, tidak boleh ada sesuatu yang memang melanggar hukum. Oleh karena itu, komitmen Mabes Polri dengan Kompolnas memastikan itu semuanya berjalan," ujarnya di SMKN 5 Surabaya, Sabtu (25/4).

Dia menambahkan, mekanisme perekrutan karakter dasarnya adalah partisipatif melibatkan masyarakat. Seperti di tahap tes psikologi ada melibatkan dari Himpunan Psikologi. Kemudian partisipasi itu melibatkan dari peserta sendiri yang menjadi pengawas karena sistemnya terbuka. 

Baca Juga: Aturan Ketat di Embarkasi Surabaya, Makanan Dari Luar Dilarang Dikonsumsi Jemaah Demi Cegah Penyakit yang Hambat Keberangkatan

Pihaknya menyebutkan di penyelenggaraan tes psikologi sudah dicek bagaimana penyelenggaraanya. Para peserta sudah mendapat informasi yang cukup, panitia juga sudah melakukan pengecekan tidak boleh ada alat elektronik atau HP di ruang tes, dan hasil juga bisa langsung diketahui oleh peserta.

"Apabila ada komplain ini disediakan juga rekan Propam, barcode spesifik untuk apa namanya rekrutmen ini. Jadi publik luas, orang tua, teman, saudara, bahkan peserta ketika memang ada informasi dari sebagainya ya yang mencerminkan ada pelanggaran dan sebagainya silakan komplain di barcode," terangnya.

Baca Juga: Tren Meningkat, World Taichi Surabaya Diikuti 800 Peserta se-Jawa Timur

Apabila tidak tahu barcode komplain bisa langsung dilakukan ke panitia, Irwasda, dan Propam di Polda Jatim atau bisa langsung ke Kompolnas.

"Kami ingatkan masyarakat atau keluarga kalau ada yang memberi janji-janji manis apalagi melibatkan uang dan sebagainya ya jangan percaya. Kalau ada informasi itu segera lapor ke kami nanti pasti akan ditindak," terangnya.

Baca Juga: Ribuan Peserta Ramaikan World Taijiquan & Qigong Day 2026 di Surabaya

Ia menegaskan, proses seleksi di Akpol sangat ketat sekali dan masing-masing peserta menjadi pengawas bagi peserta yang lain. "Sehingga nggak memungkinkan berbuat curang," ucapnya.

Karo SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno mengungkapkan saat ini terdapat 276 calon siswa Akpol yang mengikuti tes psikologis." Jadi kita melaksanakan tes ini secara terpadu baik Akpol, Bintara maupun Tamtama," katanya.

Baca Juga: Bertambah, Prajurit TNI yang Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL di Lebanon Jadi 4 Orang

Sih Harno mengapresiasi kunjungan dari Kompolnas dalam tahapan rekrutmen tersebut. Dengan demikian, Kompolnas bisa melihat dan mengawasi secara langsung tiap tahapan proses rekrutmen. Tahapan itu juga diawasi oleh Itwasda Polda Jatim serta Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI). (rus/gun)

Editor : Guntur Irianto
#penerimaan #Polda Jatim #di surabaya #taruna akpol #Kompolnas