RADAR SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan strategi khusus untuk menjadikan peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 sebagai magnet wisata.
Rangkaian acara atraktif mulai dari Festival Rujak Uleg hingga parade lampu malam diharapkan mampu menggerakkan sektor pariwisata sekaligus meningkatkan perekonomian daerah.
Rangkaian Acara dan Konsep Baru
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Surabaya, Herry Purwadi, menjelaskan bahwa pembukaan HJKS tahun ini akan ditandai dengan Festival Rujak Uleg yang dikemas lebih atraktif.
Baca Juga: Resmi! PDIP Tunjuk Syaifuddin Zuhri sebagai Ketua DPRD Surabaya
“Konsepnya berbeda dari tahun sebelumnya, dengan penguatan tema sport fashion yang menampilkan kreativitas busana dari berbagai negara dan daerah,” ujarnya, Rabu (22/4).
Selain itu, Surabaya Vaganza hadir dengan konsep light parade, menampilkan mobil hias dengan permainan cahaya yang menghadirkan suasana gemerlap di malam hari.
“Konsep ini lebih kompleks, tidak hanya menggunakan rangkaian bunga, tetapi berbasis pencahayaan yang membuat kota terlihat lebih hidup,” tambahnya.
Baca Juga: Beli Voucher Parkir Suroboyo Lebih Mudah, Pemkot Surabaya Akan Gandeng Minimarket
Masuk Karisma Event Nusantara
Festival Rujak Uleg dijadwalkan berlangsung pada 9 Mei 2026 di Surabaya Expo Center (SUBEC), sementara Light Parade digelar pada 16 Mei 2026 dengan rute Jalan Pahlawan hingga Balai Kota.
Kedua agenda ini masuk dalam daftar Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, program unggulan Kementerian Pariwisata yang menyeleksi event daerah secara nasional.
“Capaian tersebut menjadi peluang strategis untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendorong tingkat hunian hotel,” jelas Herry.
Baca Juga: Festival Rujak Uleg dan Surabaya Vaganza Masuk Karisma Event Nusantara 2026
Untuk mendukung acara, Pemkot Surabaya menggandeng hotel dan agen perjalanan dengan menyediakan paket wisata yang mencakup tiket acara dan paket menginap.
Antusiasme masyarakat juga mulai terlihat, dengan pendaftaran Festival Rujak Uleg diikuti peserta dari berbagai daerah seperti Kediri, Sumenep, dan Bangkalan.
“Kegiatan ini ditargetkan melibatkan 140 meja dengan masing-masing empat peserta, belum termasuk sport fashion dan tamu Forkopimda,” ungkap Herry.
Dengan Festival Rujak Uleg dan Light Parade sebagai daya tarik utama, Surabaya menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan, okupansi hotel, serta perputaran ekonomi lokal.
Baca Juga: Pemkot Surabaya Resmi Punya Dewan Kebudayaan, Kebijakan Budaya Berbasis Riset Dimulai
“Masyarakat diharapkan dapat menikmati kemeriahan acara, termasuk wisata kuliner khas seperti rujak cingur,” pungkas Herry. (dim/nur)
Editor : Nurista Purnamasari