RADAR SURABAYA - Sebanyak delapan rumah di pemukiman padat penduduk Jalan Kupang Segunting IV, Kelurahan Dr Soetomo, Tegalsari, Surabaya terbakar hebat, Selasa (21/4) siang.
Akibat kebakaran tidak ada korban jiwa. Namun penghuni rumah syok dan beberapa diantaranya kini tinggal sementara di Balai RW setempat.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya Laksita Rini Sevriani mengatakan, awalnya mendapatkan laporan kebakaran dari Command Center 112 pukul 12.00.
Baca Juga: Jelang May Day, Polda Jatim Cek Kesehatan 2000 Buruh di RS Bhayangkara
Sesampainya di lokasi, petugas menjumpai api sudah membesar membakar lantai dua rumah di permukiman padat penduduk. Petugas DPKP sempat mengalami kendala saat hendak memadamkan api. Sebab akses ke lokasi sempit dan berjarak sekitar 100 meter.
Petugas harus menggunakan selang dan menyambung sebanyak empat selang. "Alhamdulillah api pokok padam pukul 12.50. Yang terbakar rumah lantai dua kebanyakan, karena terbuat dari kayu rambatannya cepat," jelasnya, Selasa (21/4).
Baca Juga: Merasa Benar Meski Salah, Ini Penjelasan Psikologi tentang Disonansi Kognitif
Laksita mengungkapkan, yang terbakar sekitar delapan rumah dengan ukuran bervariasi. Pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa akibat kebakaran. Namun ada seorang anak terdampak mengalami luka bakar.
"Dugaan awal korsleting listrik. Namun untuk penyebab pasti belum diketahui," tegasnya. Delapan rumah yang terbakar itu dihuni Kastini, Supartini, Maria, Budi P, Suparman, Salamah, Uripah dan Nur Aini.
Sementara Ketua Tim Kerja Operasional BPBD Kota Surabaya Arif Sunandar menuturkan, untuk penghuni rumah yang terbakar sementara ditampung di Balai RW 2 Kelurahan dr Soetomo. Di lokasi juga ada petugas medis yang membantu melakukan penanganan para penghuni rumah atau warga terdampak kebakaran.
"Pemilik rumah sudah dievakuasi, beberapa ada yang syok. Jadi sudah dievakuasi di balai RW, mereka lihat rumahnya yang terbakar syok lagi," ucapnya. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto