RADAR SURABAYA - Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat kembali terasa di kawasan Kecamatan Semampir. Melalui program Santri Sehat, Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kota Surabaya bersama MWCNU Semampir dan Garuda Muda Kartar 08 menggelar kegiatan bakti sosial berupa penyuluhan, pemeriksaan kesehatan, dan pengobatan gratis bagi warga.
Kegiatan yang berlangsung Minggu (19/4) di mulai pukul 07.30 WIB dan dipusatkan di Jl. Tenggumung Wetan Garuda 2, Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir. Sejak pagi, warga sudah tampak memadati lokasi dengan penuh antusias, menunjukkan tingginya kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.
Ketua panitia, M. Hisam, mengatakan bahwa kegiatan ini tidak sekadar layanan medis, tetapi juga bentuk kepedulian sosial yang nyata sekaligus upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.
Baca Juga: Harga Emas Hari Senin 20 April 2026 Stagnan, Antam Tembus Rp3 Juta per Gram
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang layak sekaligus edukasi untuk menjaga kesehatan secara mandiri. Tidak hanya pemeriksaan, tapi juga edukasi agar masyarakat semakin sadar pentingnya pola hidup sehat,” katanya.
Kegiatan ini menyasar puluhan warga dengan target penerima manfaat pengobatan gratis. Layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar, konsultasi medis, hingga pemberian obat sesuai kebutuhan serta pemeriksaan saraf pinggang bawah.
Sebelum pemeriksaan dimulai, warga terlebih dahulu mengikuti sesi penyuluhan kesehatan. Menariknya, kegiatan ini dilakukan secara serentak dan melibatkan ratusan dokter dari berbagai kota di Indonesia melalui kolaborasi bersama Yayasan Elemen Kesehatan Nusantara. Materi yang disampaikan mencakup pola hidup sehat, pencegahan penyakit, hingga pentingnya deteksi dini.
Ketua LKNU Surabaya, dr. Akbar Fahmi, juga menekankan pentingnya pendekatan preventif dalam menjaga kesehatan. Program Santri Sehat merupakan agenda rutin yang digelar setiap bulan dan berpindah dari satu kecamatan ke kecamatan lain di Kota Surabaya.
Baca Juga: Ditahan Vietnam 0-0, Indonesia U-17 Tersingkir Dramatis dari Piala AFF U-17 2026
Santri Sehat bukan hanya tentang pengobatan gratis, tetapi bagaimana kita membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat. Edukasi adalah kunci utama
"Kami ingin menjangkau lebih banyak masyarakat. Tidak hanya memberikan pengobatan, tetapi juga meningkatkan kesadaran kesehatan secara menyeluruh,” jelasnya.
Baca Juga: Liburan ke Luar Negeri Lebih Nyaman, BRI Tawarkan Cashback dan Cicilan Ringan Kartu Kredit
Program ini menjadi bagian dari komitmen PCNU Kota Surabaya dalam menghadirkan pelayanan nyata bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan. "Melalui sinergi berbagai pihak, kegiatan ini tidak hanya menghadirkan solusi jangka pendek berupa pengobatan, tetapi juga membangun kesadaran jangka panjang tentang pentingnya menjaga kesehatan", tambahnya.
Ke depan, PCNU Kota Surabaya berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan berbagai program sosial yang berdampak langsung. Bakti Sosial seperti ini diharapkan menjadi jembatan kepedulian sekaligus memperkuat nilai gotong royong dalam membangun kota yang lebih sehat dan sejahtera.
Sementara itu perwakilan warga RT 08 RW 08 Kelurahan Wonokusumo, Muhammad Rosid, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Kegiatan seperti ini sangat membantu warga, terutama bagi yang jarang memeriksakan kesehatannya karena keterbatasan biaya,” ungkapnya. (ind/gun)
Editor : Guntur Irianto