RADAR SURABAYA - Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 akan segera bergulir mulai tanggal 21 hingga 30 April mendatang.
Universitas Airlangga (Unair) terus mematangkan segala persiapan, mulai dari teknis peralatan hingga pengamanan ketat demi kelancaran ujian.
Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) Unair, Achmad Solihin, memaparkan detail aturan dan kesiapan lokasi yang tersebar di dua wilayah utama, yaitu Kampus Dharmawangsa-B dan Kampus MERR-C.
Baca Juga: Geledah Kantor ESDM Jatim, Kejati Selidiki Dugaan Pungli Perizinan
Secara umum, tata tertib yang berlaku tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya.
Namun, panitia menegaskan akan menerapkan sanksi tegas bagi siapapun yang terbukti melanggar demi menjaga keadilan.
“Secara umum tidak ada perbedaan aturan yang signifikan dari tahun sebelumnya. Namun sanksi tegas pasti menanti siapa pun yang terbukti melanggar tata tertib demi keadilan,” tegas Solihin, Kamis (16/4).
Baca Juga: Wajib Tahu! 8 Lokasi UTBK SNBT 2026 di Jatim, Jangan Sampai Salah Tempat Ujian
Panitia mengimbau seluruh peserta untuk tampil rapi dengan mengenakan seragam sekolah serta bersepatu. Selain itu, peserta wajib membawa dokumen identitas dan kelulusan resmi.
Yang perlu diperhatikan adalah larangan keras membawa alat komunikasi maupun alat bantu hitung.
“Peserta wajib membawa identitas diri dan dokumen kelulusan serta kami imbau berseragam rapi. Namun dilarang keras membawa alat komunikasi maupun kalkulator jenis apapun,” ujarnya.
Disiplin waktu juga menjadi kunci utama. Ujian akan dilaksanakan dalam dua sesi setiap harinya dengan penyesuaian jadwal khusus pada hari Jumat.
Solihin menegaskan bahwa panitia sama sekali tidak memberikan toleransi keterlambatan.
“Ujian berlangsung ketat dengan dua sesi harian beserta penyesuaian khusus ibadah hari Jumat. Kami tegaskan sama sekali tidak ada toleransi bagi peserta yang terlambat,” paparnya.
Di samping pengamanan yang ketat, Unair juga sangat memperhatikan kenyamanan peserta berkebutuhan khusus.
Baca Juga: Fenomena Ribuan Lebah Serbu Kota Netivot Israel, Warga Kaitkan dengan Kisah Alkitab
Lokasi ujian khusus bagi penyandang disabilitas, baik tuna daksa maupun tuna rungu, telah disiapkan secara khusus dan layak pakai.
“Penyandang disabilitas akan difasilitasi secara penuh karena lokasi ujian khusus bagi peserta tuna daksa maupun tuna rungu sudah kami siapkan dengan baik,” kata Solihin.
Agar pelaksanaan berjalan maksimal, pihak kampus sangat menyarankan peserta untuk melakukan survei lokasi satu hari sebelum ujian dimulai.
Baca Juga: Jambret Sadis di Jalan Kusuma Bangsa Surabaya Divonis 11 Tahun Penjara
Meskipun papan petunjuk dan denah sudah dipasang, kehadiran langsung diharapkan bisa meminimalisir kepanikan atau tersesat di hari H.
“Sebaiknya peserta benar-benar meluangkan waktu untuk survei lokasi pada hari sebelumnya agar tidak tersesat meskipun kami sudah menyebar denah beserta penunjuk arah,” pungkasnya. (rmt)
Editor : Nurista Purnamasari