RADAR SURABAYA - Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya menetapkan dua tersangka kasus tawuran membawa celurit di Jalan Prof Dr Moestopo, Surabaya. Kedua tersangka masih anak di bawah umur.
"Tersangka inisial EBS, 17, warga Tambaksari dan ABS, 17, warga Kedinding . Yang sudah pasti pelaku membawa sajam," ujar Kasubnit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya Ipda Yosan, Senin (6/4).
Ditambahkan Yosan, untuk keterlibatan pelaku lain masih dilakukan pendalaman oleh anggota Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya. "Sajam masih belum sempat (digunakan membacok)," tegasnya.
Baca Juga: Tak Hanya Dirazia, Dishub Surabaya Fasilitasi Pemilik Lyn Urus izin Trayek hingga KIR
Kronologi Tawuran Remaja di Jalan Prof Dr Moestopo Surabaya
Sebelumnya, dua orang remaja diduga anggota gangster yang terlibat tawuran membawa senjata tajam (sajam) di Jalan Prof Dr Moestopo Surabaya ditangkap.
Kedua pelaku yang belum diketahui identitasnya itu kini masih diperiksa di Mapolrestabes Surabaya. Informasi yang dihimpun, polisi awalnya menerima laporan dari warga terkait adanya tawuran yang diduga melibatkan dua kelompok remaja membawa sajam di kawasan Jalan Prof Dr Moestopo Surabaya Minggu (5/4) dini hari.
Baca Juga: Harga Plastik Melonjak hingga 60 Persen, DPRD Jatim Minta Pemerintah Turun Tangan
Anggota Satsamapta, Satreskrim Polrestabes Surabaya dan Polsek setempat turun ke lokasi kejadian. Polisi membubarkan dan mengejar kelompok remaja yang diduga terlibat tawuran.
Hasilnya dua orang remaja diduga terlibat tawuran membawa sajam ditangkap. Kanit Turjawali Sat Samapta Polrestabes Surabaya Ipda Doni Nugraha saat dikonfirmasi membenarkan ada dua orang yang diamankan saat penindakan tawuran di Jalan Prof Dr Moestopo, Surabaya.
Baca Juga: Harga Avtur Naik, Pemerintah Izinkan Maskapai Naikkan Harga Tiket Pesawat
"Iya ada dua. Arek gangster. Itu rata-rata (usia) anak SMA. Ya ngajak ketemuan musuhnya itu di depan SMA 4," ucapnya, Minggu (5/4).
Sementara Wakasatreskrim Polrestabes Surabaya Kompol Agung Widoyoko mengatakan untuk terduga pelaku baru tadi pagi diamankan. "Baru tadi pagi diamankan untuk tindak lanjutnya masih didalami keterlibatannya," tukasnya. (rus/gun)
Editor : Guntur IriantoSumber : radar surabaya