RADAR SURABAYA - Wahana wisata perahu yang menyusuri Sungai Kalimas Surabaya menjadi salah satu alternatif rekreasi bagi warga selama musim liburan.
Sejak pagi hingga malam hari, pengunjung tampak memadati area keberangkatan perahu di kawasan Taman Prestasi.
Koordinator Wisata Perahu Kalimas, Fery Murgianto, mengatakan bahwa jumlah pengunjung meningkat signifikan selama musim liburan. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi, terutama pada hari libur dan akhir pekan.
Baca Juga: Transportasi Publik Belum Optimal, Masyarakat Lebih Suka Kendaraan Pribadi
“Kalau musim liburan seperti sekarang memang ramai. Pagi hari sudah mulai banyak yang datang, terutama sekitar pukul 09.30. Tapi puncaknya biasanya malam hari,” ujar Fery, Minggu (5/4).
Ia menjelaskan, operasional wisata perahu Kalimas dibagi dalam tiga sesi setiap hari. Sesi pagi berlangsung pukul 08.00–12.00, dilanjutkan sesi siang pukul 13.00–17.00, dan sesi malam pukul 18.00–21.00.
Menurutnya, pada hari biasa pengunjung tidak terlalu ramai. Sebagian besar berasal dari rombongan sekolah yang melakukan kegiatan wisata edukasi di kawasan tersebut. Namun saat musim liburan seperti Lebaran, jumlah wisatawan meningkat tajam.
Baca Juga: Yamaha GEAR ULTIMA Hybrid Hadir dengan Warna dan Varian Terbaru, Dukung Mobilitas Keluarga Modern
“Kalau hari biasa relatif sepi, biasanya rombongan sekolah yang datang. Tapi kalau liburan memang ramai sekali,” tambahnya.
Wisata perahu Kalimas menawarkan dua rute perjalanan yang dapat dipilih pengunjung.
Rute pertama adalah Taman Prestasi dan Monumen Kapal Selam dengan harga tiket Rp 10 ribu. Sementara rute kedua adalah Taman Prestasi dan Museum Pendidikan dengan harga Rp 7 ribu.
Baca Juga: Satu Tersangka Pembacokan di Jalan Dupak Surabaya Ternyata Sudah Tujuh Kali Begal
Durasi perjalanan setiap rute sekitar 15 menit. Untuk pembelian tiket, pengunjung dapat melakukan pemesanan secara daring melalui Tiket Wisata Surabaya atau langsung di loket yang tersedia di lokasi.
“Sebetulnya bisa booking online, tapi banyak pengunjung yang datang langsung ke tempat. Kalau ada yang belum paham, biasanya dibantu oleh petugas kami di depan,” jelasnya.
Dari dua rute yang tersedia, rute menuju Monumen Kapal Selam menjadi yang paling diminati. Kapasitas penumpang pada rute tersebut dapat mencapai sekitar 1.000 orang, sedangkan rute menuju Museum Pendidikan sekitar 400 penumpang.
Fery menyebut, daya tarik utama rute Monumen Kapal Selam terletak pada pemandangan yang lebih menarik, terutama saat malam hari.
Baca Juga: Tak Hanya Lezat, Ini 5 Pengganti Mentega yang Lebih Sehat
Lampion dan lampu hias yang terpasang di sepanjang tepi sungai menciptakan suasana yang indah.
“Banyak pengunjung memilih malam hari karena lampion dan lampu-lampu di sepanjang sungai menyala. Jadi bagus untuk foto atau selfie,” pungkasnya. (sam)
Editor : Nurista Purnamasari