RADAR SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan fasilitas umum yang berkualitas.
Lapangan Rangkah di Kecamatan Tambaksari, yang dulunya dikenal tandus dan berdebu, kini berubah menjadi sarana olahraga modern yang membanggakan warga.
Transformasi ini menjadi bukti nyata bahwa aspirasi masyarakat dapat diwujudkan melalui pembangunan berkelanjutan.
Baca Juga: Harga Emas Hari Sabtu 4 April! UBS, Antam, Galeri24 Anjlok hingga Rp67.000 per Gram
Lurah Rangkah, Jefri Arditya Pamungkas, menjelaskan bahwa pembangunan lapangan merupakan tindak lanjut dari permintaan warga yang ingin lahan dimanfaatkan secara optimal.
Proyek yang dimulai sejak 2025 tersebut kini menyediakan empat fasilitas utama: mini soccer, voli, basket, dan jogging track.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Wali Kota dan Pemkot Surabaya. Aspirasi warga dikabulkan, sehingga lapangan ini bisa langsung dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya, Sabtu (4/4).
Baca Juga: Kuras Penampuangan Air, 4 Pekerja di Proyek Jagakarsa Tewas, 3 Lainnya Sesak Napas
Selain untuk olahraga, Jefri menambahkan bahwa pihaknya bersama karang taruna setempat menyiapkan program khusus bagi anak-anak usia sekolah. Tujuannya agar mereka bisa beraktivitas tanpa bergantung pada gawai.
“Karang Taruna akan merekap jadwal setiap RW agar anak-anak bisa meminimalisir penggunaan gadget dengan aktivitas lain atau berolahraga,” terangnya.
Antusiasme warga terlihat jelas. Noviani Susanti, warga RW 9 Kelurahan Rangkah, mengaku bangga dengan fasilitas baru ini.
Baca Juga: Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon Diterbangkan dari Turki, Tiba di Indonesia Sabtu Sore
“Dulu kalau mau olahraga susah, lapangannya berdebu dan banyak kerikil. Sekarang rasanya bangga punya lapangan yang bagus, jadi tidak perlu jauh-jauh lagi. Ibu-ibu di sini sekarang aktif jalan sehat, senam, hingga main voli,” katanya.
Bagi pelajar, lapangan ini juga menjadi ruang kreatif. Laura Irfara Kurnianda, siswa SMK Kesehatan Bina Husada, memanfaatkan lapangan untuk latihan seni budaya.
“Dulu masih pasir dan belum jadi, sekarang sudah nyaman dan luas. Kami pakai buat latihan nari dan drama untuk tugas sekolah. Pemandangannya indah, jadi lebih semangat,” tuturnya.
Sementara itu, Luluk Nurfadilah, warga Rangkah Gang 7, menilai lapangan ini membantu orang tua dalam mengurangi ketergantungan anak pada gawai.
Baca Juga: Prediksi Southampton vs Arsenal di FA Cup 2026: The Gunners Dibayangi Cedera, Laga Diprediksi Ketat
“Sangat bermanfaat untuk anak-anak agar kegiatannya dialihkan ke olahraga, jadi tidak main HP terus. Sekarang kalau sore mereka bisa main bola dengan lebih aman,” jelasnya.
Tidak hanya menjadi sarana olahraga, Lapangan Rangkah kini berperan sebagai wadah interaksi warga, ruang kreatif pelajar, serta media pembelajaran pola hidup sehat bagi anak-anak.
Pemkot Surabaya bersama warga juga berkomitmen menjaga keberlanjutan fasilitas ini. Jefri menegaskan bahwa pemeliharaan dilakukan bersama Disbudporapar dan masyarakat setempat agar lapangan tetap terawat hingga generasi mendatang. (dim/nur)
Editor : Nurista Purnamasari