Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Segera Punya Ikon Wisata Baru, Cak Eri Harap Siap saat Hari Jadi Surabaya

Dimas Mahendra • Jumat, 3 April 2026 | 11:01 WIB
PEMBERDAYAAN: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat berada di Pasar Batu Permata Kayoon, Surabaya. Pasar ini akan jadi ikon wisata baru di Surabaya.(IST/RADAR SURABAYA)
PEMBERDAYAAN: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat berada di Pasar Batu Permata Kayoon, Surabaya. Pasar ini akan jadi ikon wisata baru di Surabaya.(IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi membidik kawasan Pasar Batu Permata Kayoon sebagai ikon wisata baru di Kota Pahlawan. Penataan kawasan bahkan ditargetkan bisa mulai direalisasikan tahun ini, dengan harapan menjadi wajah baru Surabaya saat peringatan Hari Jadi pada Mei mendatang.

Target ambisius itu disampaikan Eri saat meninjau langsung pusat pedagang batu permata di Pasar Kayoon, Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Kamis (2/4/2026).

“Kalau nanti sudah diizinkan, saya berharap di Mei ulang tahunnya Surabaya sudah menjadi ikon Surabaya yang baru,” ujarnya.

Baca Juga: Kecelakaan Truk Kontainer VS Motor di Jalan Mastrip Karangpilang Surabaya, Satu Pengendara Tanpa Identitas Meninggal Dunia

Menurutnya, Pasar Kayoon memiliki potensi kuat sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan ekonomi kreatif. Keberadaan puluhan pedagang dan pengrajin batu mulia dinilai bisa menjadi daya tarik khas yang tidak dimiliki kota lain.

“Pusatnya batu permata itu di Kayoon. Jadi perlu sentuhan,” katanya.

Baca Juga: Kekosongan Jabatan Kepala Sekolah, Komisi E DPRD Jatim Ingatkan Ada Permendikdasmen Nomor 7

Namun, upaya penataan tersebut selama ini terkendala status lahan yang bukan merupakan aset Pemerintah Kota Surabaya. Eri mengaku masih menelusuri kepemilikan lahan tersebut, yang diduga milik pemerintah provinsi atau Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

“Kalau bukan aset pemkot, saya harus izin dulu sama yang punya. Itu kenapa selama ini belum bisa disentuh,” jelasnya.

Baca Juga: Bayi Lahir di Indonesia Otomatis Jadi Peserta BPJS Kesehatan, Ini Skema Baru Pemerintah

Ia pun menargetkan dalam waktu satu minggu sudah ada kepastian terkait izin pengelolaan. Jika mendapat persetujuan, Pemkot Surabaya siap langsung bergerak melakukan penataan kawasan.

“Insyaallah kalau nanti diizinkan untuk dikelola dan dikembangkan, kita pasti akan bangun di tahun ini,” ungkapnya.

Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Cair Pekan Kedua April 2026, Ini Jadwal dan Cara Penyalurannya

Rencana penataan meliputi perbaikan kawasan, pengaturan alur pengunjung, hingga pembangunan elemen penunjang seperti gapura, guna memperkuat identitas kawasan sebagai destinasi wisata baru.

Eri menegaskan, pengembangan Kayoon bukan sekadar proyek fisik, tetapi juga bagian dari upaya melestarikan budaya Nusantara.

Baca Juga: Jalan Salib Hidup OMK Roh Kudus Rungkut, Surabaya, Warnai Perayaan Jumat Agung 

“Nguri-uri itu tidak boleh dilupakan. Kehidupan yang baik tidak boleh melupakan sejarah,” tuturnya.

Ia bahkan membayangkan Kayoon akan melengkapi deretan destinasi unggulan Surabaya, seperti kawasan Kota Lama, Jalan Tunjungan, hingga Kebun Raya Mangrove.

“Jadi nanti ada Kota Lama, Tunjungan, Mangrove, dan Batu Permata Nusantara,” terangnya.

Baca Juga: Keren! Tim RIVAL ITS Raih Best Rookie di Australia, Andalkan Robot Canggih AEROVAL

Sementara itu, Ketua Persatuan Pedagang dan Pengrajin Batu Permata Indah (P3-BAPIN) Taman Wisata Kayoon Surabaya, Nuri Fansyah, menyebut saat ini terdapat sekitar 60 stan pedagang yang beroperasi di kawasan tersebut.

Ia mengapresiasi perhatian Wali Kota terhadap nasib para pelaku UMKM di Kayoon, yang selama ini menghadapi tantangan akibat kondisi ekonomi yang belum stabil. “Harapan kita semua, pasar ini bisa lebih bergairah dan lebih hidup,” ujarnya.

Baca Juga: Harga Emas Jumat 3 April 2026: Antam Naik Rp20.000, UBS dan Galeri24 Turun

Menurutnya, dukungan konkret dari pemerintah sangat dibutuhkan agar kawasan ini benar-benar berkembang menjadi destinasi wisata yang mampu menarik kunjungan.

“Supaya pasar ini bisa berkesinambungan dan menjadi tujuan wisata,” pungkasnya.

Dengan rencana penataan yang mulai digerakkan, Pasar Kayoon kini bersiap bertransformasi dari sekadar sentra perdagangan menjadi ikon wisata baru berbasis budaya dan ekonomi kreatif di Kota Surabaya. (dim/gun)

Editor : Guntur Irianto
#batu permata #wisata surabaya #pasar #kayoon #Hari Jadi Surabaya