Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Haji 2026: Kemenhaj Kota Surabaya Berikan Kepastian Keberangkatan, Jemaah Diminta Tetap Optimistis

Rahmat Sudrajat • Kamis, 2 April 2026 | 10:18 WIB
Jemaah haji saat keberangkatan pada pelaksanaan haji tahun lalu. (Rahmat Sudrajat/Radar Surabaya)
Jemaah haji saat keberangkatan pada pelaksanaan haji tahun lalu. (Rahmat Sudrajat/Radar Surabaya)

RADAR SURABAYA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus memberikan motivasi serta kepastian keberangkatan kepada jemaah haji meskipun kondisi Timur Tengah masih bergejolak. 

Penelaah Teknis dan Kebijakan Kemenhaj Kota Surabaya, Nizar Hadi Purnomo, menyampaikan bahwa persiapan haji sampai hari ini sudah 100 persen. 
 
"Kemarin Pak Menteri sudah menyampaikan di Kepala Kemenhaj, bahwa sampai saat ini persiapan haji sudah 100 persen. Pemerintah juga sudah menyiapkan mitigasi-mitigasi apa yang terjadi ketika nanti ada konflik di Timur Tengah," ujar Nizar, Kamis (2/4). 

Baca Juga: Haji 2026: Keselamatan Jemaah Jadi Prioritas, Pemerintah Siapkan Mitigasi di Tengah Konflik Timur Tengah

Ia menambahkan, pemerintah tetap yakin pelaksanaan haji tahun 2026 akan berjalan sesuai rencana karena konflik telah diantisipasi dan koordinasi telah dilakukan dengan Presiden Prabowo. 

"Sampai saat ini Kementerian Haji masih yakin haji tahun ini masih berjalan sesuai rencana awal. Untuk memastikannya, jemaah haji bisa berangkat sampai saat ini sebelum ada pemberitahuan resmi dari Kementerian Haji Kota Surabaya atau Kementerian Haji RI, kami harap para jemaah haji tetap yakin bahwa tahun ini kita bisa berangkat," katanya.

Total jemaah haji dari Kota Surabaya tahun ini sebanyak 2.538 orang. Pihaknya juga telah menyelesaikan serangkaian kegiatan untuk mempersiapkan jemaah.

Baca Juga: Simpan 1 Kilogram Sabu di Kamar Mandi Kos Jalan Pacar Keling Surabaya, Dua Kurir Ditangkap

"Untuk persiapan jemaah haji Kota Surabaya, alhamdulillah, manasik haji tingkat kecamatan sudah kita laksanakan kemarin di 25 titik se-Surabaya.

Dan sebelumnya juga sudah kita laksanakan persiapan manasik haji massal tingkat kota, yang juga sudah dilaksanakan kemarin di Convention Hall.

Tentu itu menjadi bekal bagi jemaah haji semuanya, khususnya di Surabaya, agar pelaksanaannya bisa menjadi haji yang mabrur," jelas Nizar.

Baca Juga: SPBE Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, 12 Orang Luka dan Puluhan Rumah Warga Terimbas

Sementara itu, Plt Kakanwil Kemenhaj Provinsi Jatim, Mohammad As’adul Anam mengimbau kepada jemaah haji Jawa Timur agar tidak risau dan menyaring informasi yang baik. Meski di media sosial memperlihatkan ketegangan Timur Tengah.

 "Saya kira jemaah tidak perlu risau karena pemerintah sudah berupaya sedemikian rupa untuk juga melihat kondisi apa up to date terkait dengan Timur Tengah. Tindakan-tindakan apa yang seharusnya dilakukan insyaallah sudah diantisipasi oleh pemerintah, begitu," imbaunya. 

Jemaah Jawa Timur yang akan berangkat ke tanah suci berdasarkan kouta sebanyak 42.409 orang, ditambah dengan Provinsi Bali dan NTT masing-masing 698 dan 516 orang, sehingga total kuota untuk ketiga provinsi mencapai 43.200 orang yang tergabung dalam embarkasi Surabaya dengan 116 kloter. 

Pihaknya terus menyeimbangkan mutasi masuk dan keluar sehingga kouta jemaah haji terpenuhi. 

"Kita kan masih punya cadangan, nanti ada cadangan naik maka ada perubahan. Kenapa cadangan naik? Karena untuk mengantisipasi jemaah haji jika da yang meninggal ataupun sakit dan tidak bisa berangkat seperti itu. Yang jelas kuota itu akan kita maksimalkan," pungkasnya. (rmt)

Editor : Nurista Purnamasari
#Haji 2026 #surabaya #Kemenhaj #jemaah haji #konflik timur tengah