RADAR SURABAYA - Hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 telah diumumkan secara serentak pada Selasa (31/3). Calon mahasiswa baru harus melakukan registrasi.
Kepala Subdirektorat Admisi Unesa, Sukarmin mengimbau para peserta yang lolos untuk segera melakukan verifikasi data dan registrasi ulang.
“Mengingat konsekuensi tersebut, kami mengharapkan peserta segera melengkapi persyaratan registrasi sesuai jadwal yang ditetapkan,” tegasnya," Rabu (1/4).
Baca Juga: Bukti Nyata Kualitas SDM Terus Meningkat, Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut
Konsekuensi bagi yang tidak melakukan registrasi ulang adalah tidak dapat mendaftar Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) tahun 2026-2028 dan dilarang mengikuti seleksi mandiri perguruan tinggi negeri (PTN) manapun pada tahun 2026.
"Kami tegaskan bahwa jika tidak melakukan registrasi ulang maka tidak dapat mendaftar jalur SNBT hingga dilarang mengikuti seleksi mandiri di PTN manapun," jelasnya.
Di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), menerima sebanyak 6.509 peserta dinyatakan lolos, dengan 1.293 di antaranya merupakan penerima KIP-K.
Baca Juga: Inilah 48 Tim Lolos ke Piala Dunia 2026, Kongo dan Irak Segel Dua Tiket Terakhir lewat Jalur Playoff
Khusus penerima KIP-K, Unesa akan melakukan verifikasi data ekonomi melalui pemeriksaan dokumen dan/atau kunjungan lapangan.
Bagi peserta yang belum berhasil, Sukarmin mengingatkan masih ada kesempatan melalui SNBT 2026 dengan pendaftaran UTBK hingga 7 April 2026 pukul 15.00 WIB.
“Kami berpesan agar peserta yang belum lulus tidak berkecil hati, tetap semangat, dan segera mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi melalui jalur tes atau UTBK,” pesannya.
Baca Juga: Polisi Buru Pelaku Penganiayaan Tukang Cukur di Lakarsantri Surabaya
Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Unesa, Martadi, menyampaikan selamat kepada para penerima.
Tahun ini, Unesa mencatat sebanyak 53.237 peserta yang bersaing memperebutkan kursi melalui jalur SNBP, dan hanya 6.509 yang diterima.
"Angka ini relatif stabil dari jumlah penerimaan tahun lalu di angka 6.262 peserta,” ujarnya. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari