RADAR SURABAYA - Cuaca di Surabaya pada Sabtu pagi 28 Maret 2026 diperkirakan diawali dengan kondisi berawan tebal disertai potensi hujan ringan dan petir secara lokal sejak pukul 05.00 hingga 07.00 WIB. Suhu udara berada di kisaran 25 hingga 27 derajat Celsius dengan kelembapan tinggi mencapai 85 persen.
Memasuki pukul 08.00 hingga 11.00 WIB, hujan mulai mereda dan cuaca cenderung berawan hingga cerah berawan. Suhu udara meningkat cukup signifikan, mencapai 30 hingga 32 derajat Celsius dengan suhu terasa bisa menyentuh 40 derajat Celsius. Angin bertiup lemah dari arah timur dengan kecepatan 0 hingga 5 km per jam.
Baca Juga: Wagub Sebut Kebijakan WFH Dikecualikan Bagi ASN Jatim yang Bertugas di Bidang Ini
Pada siang hingga sore hari, sekitar pukul 12.00 hingga 16.00 WIB, potensi hujan disertai petir kembali muncul di beberapa wilayah. Intensitas hujan masih tergolong ringan hingga sedang, namun peluangnya meningkat hingga sekitar 40 persen. Suhu udara perlahan turun dari 32 ke 30 derajat Celsius.
Menjelang malam, mulai pukul 17.00 hingga 19.00 WIB, hujan petir diperkirakan semakin meluas dengan intensitas meningkat. Suhu turun ke kisaran 28 hingga 29 derajat Celsius, sementara kelembapan udara meningkat hingga di atas 80 persen.
Pada malam hari, pukul 20.00 hingga 23.00 WIB, hujan lebat disertai petir berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Surabaya. Curah hujan diperkirakan mencapai puncaknya pada pukul 21.00 hingga 22.00 WIB dengan intensitas cukup tinggi. Suhu udara turun hingga 24 sampai 26 derajat Celsius.
Baca Juga: Arus Peti Kemas di Terminal Petikemas Surabaya Tetap Tumbuh Signifikan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa saat ini sebagian wilayah Jawa Timur mulai memasuki masa peralihan atau pancaroba menuju musim kemarau. Curah hujan secara bertahap akan menurun, namun masyarakat tetap diimbau waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi secara tiba-tiba, seperti hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
Di sisi lain, kondisi cuaca ekstrem telah berdampak di sejumlah daerah. Kawasan Beji, Pasuruan, dilaporkan tengah dilanda banjir cukup parah yang menyebabkan beberapa desa terdampak. Warga diimbau untuk tetap siaga, terutama yang berada di wilayah rawan banjir dan genangan, mengingat cuaca yang masih tidak menentu selama masa pancaroba ini. (*)
Editor : Lambertus Hurek