RADAR SURABAYA - Tim Unit Reskrim Polsek Bubutan masih memburu pelaku lainnya dalam kasus pembacokan dan pengeroyokan di Jalan Dupak, Bubutan, Surabaya. Salah satu pelaku diantaranya sudah teridentifikasi dan masih dalam pencarian.
"Masih didalami pelaku lainnya. Ada empat orang teman baru ketiga tersangka," ujar Kapolsek Bubutan Kompol Sandi Putra, Jumat (27/3).
Ia menambahkan, untuk yang menjadi otak dan melakukan pembacokan adalah tersangka PRH. Tersangka PRH awalnya pesta minuman keras (miras) arak Bali bersama teman-temannya di kampung Sentong Margomulyo, Tandes, Jumat siang (20/3).
Baca Juga: Wow! Tersangka Ini Ngaku Jambret Sebanyak 106 Kali di Surabaya
"PRH yang mengajak temanya keliling mencari musuh. Dia memaksa teman-teman lainnya ikut supaya jumlah banyak," ucapnya.
Pihaknya menegaskan masih mendalami keberadaan pelaku lain. Selain itu juga mengembangkan kemungkinan kasus kriminal lainnya.
Baca Juga: Misterius! Motor Raib di Gembong Sekolahan Surabaya, Gembok Pagar Masih Utuh
Kronologi Pembacokan di Jalan Dupak Surabaya
Diberitakan sebelumnya Tim Unit Reskrim Polsek Bubutan menangkap tiga pelaku pembacokan terhadap dua pemuda YA dan HI saat malam takbiran di Jalan Dupak, Bubutan Surabaya.
Baca Juga: Sebanyak 3.855 Siswa dari 1.690 Sekolah Berebut Golden Ticket Unair, Berapa yang Lolos?
Tersangka PRH, 20, warga Karangpoh, Tandes, TF, 18, warga Sentong Asri dan RAB, 20, warga Balongsari Tama Utara, Tandes. Sementara terduga pelaku lainnya masih pengembangan.
Kapolsek Bubutan Kompol Sandi Putra mengatakan, setelah dilakukan penyelidikan, pelaku pembacokan dan pengeroyokan serta pencurian di Jalan Dupak Surabaya teridentifikasi. Tim Unit Reskrim Polsek Bubutan menangkap ketiga tersangka di depan rumah TF kampung Sentong Margomulyo, Tandes Surabaya.
"Ketiga pelaku sudah diamankan Rabu malam (25/3). Kami juga menyita sebuah celurit yang digunakan membacok korban," ujarnya, Kamis (26/3).
Selain menyita celurit, polisi mengamankan motor Yamaha Mio warna hitam sarana, jaket warna hitam merek adidas, dan helm warna hitam. Kejadian pembacokan dan pengeroyokan bermula saat tersangka PRH, TF dan RAB bersama temannya Z, R, dan empat teman baru nongkrong di depan rumah TF kampung Sentong Surabaya, Jumat (20/3) pukul 13.00.
Mereka pesta minuman keras jenis arak bali. Kemudian pada Sabtu (21/3) pukul 00.30, tersangka PRH mengajak temannya untuk mencari musuh dengan berkeliling. Tersangka PRH mengambil celurit dan diselipkan di kaki sebelah kanan. PRH berboncengan tiga mengendarai motor Yamaha Mio bersama TF dan RAB.
Baca Juga: Wagub Sebut Kebijakan WFH Dikecualikan Bagi ASN Jatim yang Bertugas di Bidang Ini
Sesampainya di Jalan Dupak Surabaya ada dua orang pengendara sepeda motor Supra (korban Ya dan HI) yang melintas melawan arah. "Tersangka PRH yang saat itu berboncengan tiga dengan RAB dan TF (joki) langsung menyabetkan celurit ke arah korban. Sehingga mengenai punggung sebelah kiri korban luka robek 10 centimeter," ucapnya. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto