RADAR SURABAYA - WH alias Wahyu dan RO alias Rosi dua pencuri motor dimassa di Jalan Ngagel Rejo Kidul, Wonokromo, Surabaya, mengaku baru sekali mencuri motor. Kedua tersangka menggunakan motor sarana Honda Beat milik Wahyu yang nopolnya diganti menjadi nopol palsu.
"Pengakuan baru sekali, namun masih kami dalami. Setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara kedua tersangka kami bawa ke Polsek kemarin (Kamis)," kata Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Ipda Wasito Adi, Jumat (27/3).
Wasito menambahkan, tersangka Wahyu menggunakan motor sarana Honda Beat milik ayahnya. Kepada orang tuanya Wahyu sempat pamit untuk pergi ke Mojokerto. Namun bukannya ke Mojokerto, Wahyu malah mencuri motor.
"Motor sarana milik Wahyu nopolnya palsu diganti saat beraksi. Tujuanya untuk menghilangkan jejak. Dia sempat pamit ke Mojokerto ke orang tuanya," terangnya.
Dijelaskan Wasito, tersangka Wahyu berperan sebagai joki dan pengawas situasi. Sedangkan Rosi sebagai eksekutor atau yang mencuri motor korban di depan warung bebek Jalan Ngagelrejo Kidul.
Baca Juga: Viral! Gara-Gara Tak Sengaja Gores Mobil Kiai, Guru Ngaji di Probolinggo Banting Murid
Kronologi Pencuri Motor di Ngagel Rejo Kidul Surabaya
Diberitakan sebelumnya, dua orang pencuri motor babak belur dimassa di Jalan Ngagel Rejo Kidul, Wonokromo, Surabaya, Minggu (22/3) malam. Pelaku RO, warga Semolowaru dan WH, warga Bulak Kenjeran, Surabaya.
Kapolsek Wonokromo Kompol Eko Aprianto membenarkan adanya penangkapan pelaku pencurian kendaraan bermotor di Jalan Ngagel Rejo Kidul, Wonokromo, Surabaya."Betul, dua pelaku sempat dihajar massa," ujarnya, Senin (23/3).
Baca Juga: Elkan Baggott Antusias Kembali ke Timnas Indonesia, Siap Buktikan Kualitas di FIFA Series
Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Ipda Wasito Adi menjelaskan, kedua pelaku mencuri motor Honda Beat milik korban di Jalan Ngagel Rejo Kidul pukul 20.00.
Saat itu motor korban dibobol kunci setir dan mesinnya sudah menyala. Korban yang mendengar suara mesin motornya menyala lalu bergegas bangkit dan mengecek motor.
Baca Juga: Surabaya Perketat Mobilisasi Penduduk Pasca Lebaran 2026
Mengetahui motor didorong orang tak dikenal, korban berteriak maling. Satu orang pelaku lalu kabur. Korban kemudian memegang motor salah satu pelaku yang berusaha kabur. Pelaku kemudian ditangkap dan dimassa warga.
"Satu pelaku sempat kabur masuk gang. Kemudian dikejar warga dan dihakimi massa," terangnya. Ia menambahkan, setelah menerima laporan dari warga anggota Polsek Wonokromo mendatangi lokasi dan mengevakuasi pelaku yang sudah tidak sadarkan diri usai dimassa.
Baca Juga: 115 Jabatan Kepala Sekolah Kosong, PGRI Usul Langkah Cepat ke Pemprov Jatim
Saat menuju lokasi anggota sempat terjebak macet karena banyaknya warga dan pengguna jalan. "Kedua pelaku mengalami luka parah di kepala dan dievakuasi menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Bhayangkara," sebutnya.
Mantan Kanit Binmas Polsek Wonocolo ini menyebutkan saat ini pelaku masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Surabaya. (rus/gun)
Editor : Guntur Irianto