Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Prakiraan Cuaca Surabaya, Jumat 27 Maret 2026: Didominasi Mendung, Potensi Hujan Ringan Disertai Petir

Lambertus Hurek • Jumat, 27 Maret 2026 | 05:29 WIB
Ilustrasi hujan ringan di taman kota. (AI)
Ilustrasi hujan ringan di taman kota. (AI)

 RADAR SURABAYA - Warga Surabaya diimbau tetap menyiapkan payung atau jas hujan saat beraktivitas pada Jumat (27/3). Cuaca sepanjang hari diperkirakan didominasi mendung dengan potensi hujan ringan hingga petir lokal, terutama mulai pagi hingga malam hari.

Pada pagi hari, sekitar pukul 06.00–09.00 WIB, cuaca cenderung berawan tebal disertai hujan ringan. Suhu udara berkisar 26–30 derajat Celsius dengan kelembapan cukup tinggi, antara 76 hingga 91 persen. Angin bertiup lemah dari arah timur dengan kecepatan 5–6 km per jam.

Baca Juga: Jurgen Klopp Akhirnya Buka Suara! Fakta Sebenarnya di Balik Kepergian Mohamed Salah dari Liverpool

Memasuki siang hari, pukul 10.00–14.00 WIB, suhu meningkat hingga 31 derajat Celsius dengan suhu terasa bisa mencapai 37 derajat Celsius. Pada periode ini, terdapat potensi hujan disertai petir lokal meski durasinya relatif singkat. Kelembapan mulai menurun ke kisaran 69–72 persen dengan angin yang tetap lemah.

Sore hingga malam hari, pukul 15.00–21.00 WIB, cuaca masih didominasi mendung dengan peluang hujan ringan hingga petir lokal. Suhu berangsur turun dari 30 ke 27 derajat Celsius.

 Kelembapan kembali meningkat hingga 88 persen pada malam hari, membuat udara terasa lebih gerah. Intensitas hujan umumnya ringan dengan akumulasi sangat kecil.

Menjelang tengah malam, cuaca tetap berawan tebal dengan peluang hujan ringan yang semakin menurun. Suhu stabil di kisaran 26–27 derajat Celsius dengan angin lemah.

Baca Juga: Turki Bungkam Romania 1-0, Tinggal Selangkah Lagi ke Piala Dunia 2026!

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut saat ini wilayah Jawa Timur mulai memasuki masa peralihan dari musim hujan ke kemarau atau pancaroba. Curah hujan secara umum mulai menurun. Namun, kondisi atmosfer yang labil tetap berpotensi memicu cuaca ekstrem secara tiba-tiba.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan lebat singkat yang dapat disertai petir dan angin kencang. Apalagi, kejadian banjir cukup besar baru saja melanda kawasan Beji, Pasuruan. Kondisi ini menjadi pengingat bahwa risiko cuaca ekstrem masih bisa terjadi meski tren hujan mulai berkurang. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#Prakiraan Cuaca #BMKG #bpbd #cuaca ekstrem #pancaroba #gerah #hujan disertai petir #banjir