Arus Balik Mudik Lebaran Jalur Laut, Catat 2.268 Penumpang Per Hari di Pelabuhan GSN Surabaya

Guntur Irianto • Dipublikasikan Kamis, 26 Maret 2026 | 16:18 WIB
PELAYANAN: Polisi melaksanakan pengamanan selama arus balik mudik dan balik di Pelabuhan GSN Surabaya.(IST/RADAR SURABAYA)
PELAYANAN: Polisi melaksanakan pengamanan selama arus balik mudik dan balik di Pelabuhan GSN Surabaya.(IST/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA – Arus balik mudik Lebaran mulai terjadi di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, tepatnya di Gapura Surya Nusantara (GSN). Lonjakan mulai terjadi pada Kamis (26/3) dan diprediksi akan terus berlangsung hingga Selasa (31/3) mendatang. 

Meskipun Operasi Ketupat 2026 yang berlangsung selama 13 hari sejak 13–25 Maret telah berakhir, pengamanan di objek vital transportasi laut tidak dikendorkan. Polres Pelabuhan Tanjung Perak tetap melaksanakan pengamanan dengan menggelar kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).

“Kami laksanakan KRYD untuk memberikan pelayanan pada pemudik yang hendak balik ke tempatnya usai Lebaran dengan melalui jalur laut, “ kata Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto.

Baca Juga: Ketahuan Beehubungan Intim di Atas Kuburan di Penang Malaysia, Sejoli Dihukum Setahun Penjara

Tercatat jumlah penumpang yang masuk ke Jawa Timur (Jatim) melalui Terminal GSN mencapai 2.268 orang. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 56 persen dari rata-rata harian yang biasanya hanya sekitar 1.000 orang.

Adapun rincian kendaraan yang masuk melalui jalur laut meliputi kendaraan roda dua (R2) sebanyak 160 unit, roda empat (R4) sejumlah 357 unit dan 109 unit untuk bus atau truk. Sementara itu, arus penumpang yang keluar dari Jawa Timur berjumlah 2.164 orang, atau meningkat 54 persen dari rata-rata harian. 

Baca Juga: 12 Meriam Kuno yang Ditemukan di Jalan KebalenSurabaya Jadi Bukti Adanya Bengkel Artileri Belanda

“Untuk kendaraan keluar, tercatat sebanyak 148 unit roda dua, 353 unit roda empat, serta 193 unit bus dan truk,” ujarnya. 

Iptu Suroto menambahkan bahwa kelancaran arus mudik dan balik tahun ini merupakan hasil dari sinergi yang kuat antara Polri dengan seluruh pemangku kepentingan atau stakeholders terkait.

Baca Juga: Pelaku Jambret tas di Jalan Kusuma Bangsa Surabaya Disidang, Sasar Perempuan Kendarai Motor Sendirian

"Keberhasilan menjaga kelancaran lalu lintas dan keamanan wilayah adalah buah dari kolaborasi erat di lapangan. Fokus kami saat ini adalah melanjutkan pelayanan kepada masyarakat melalui KRYD hingga 31 Maret mendatang agar fase pasca-lebaran tetap kondusif," jelas Iptu Suroto.

Pihaknya juga mengimbau kepada para pemudik untuk tetap waspada terhadap barang bawaan dan mematuhi instruksi petugas di pelabuhan demi kenyamanan bersama. 

Baca Juga: Dua Tahun Tanpa Anggaran, Ini Harapan DPRD pada Pemkot Surabaya Terkait Proyek SERR

 Polres Pelabuhan Tanjung Perak secara resmi memulai kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) mulai Kamis (26/3) hingga Selasa (31/3). Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan arus balik mudik yang menggunakan jalur laut melalui Pelabuhan Gapura Surya Nusantara (GSN).

KRYD menjadi instrumen keberlanjutan untuk memastikan masyarakat tetap aman dan nyaman selama sisa masa libur hingga akhir pekan.

Baca Juga: DPRD Minta Pemkot Surabaya Juga Gerakkan Ekonomi Pelaku UMKM, Tidak Hanya Pasar Murah

Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menyampaikan data terbaru terkait mobilitas penumpang dan kendaraan. Berdasarkan pantaun sejak Rabu (25/3) pukul 18.00 hingga Kamis (26/3) pukul 06.00, terjadi tren peningkatan signifikan dibandingkan hari biasa.(gun)

Editor : Guntur Irianto
Sumber : radar surabaya
Arus Mudik operasi ketupat tanjung perak pelabuhan tanjung perak hari ini polisi jumlah terbaru berita surabaya arus balik pelabuhan pelayanan penumpang lebaran 2026 semeru kapal mudik polres gapura surya nusantara