RADAR SURABAYA - Warga Surabaya yang masih dalam suasana silaturahmi Lebaran dan arus balik diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca. Pagi hari cenderung berawan, namun memasuki siang hingga malam berpotensi terjadi hujan disertai petir.
Pada pagi hari, suhu udara berkisar 25–27 derajat Celsius dengan kondisi langit berawan tebal. Kelembapan cukup tinggi, yakni 85–92 persen, dengan angin bertiup lemah sekitar 8 km/jam.
Memasuki pukul 08.00 hingga 11.00, cuaca mulai terasa panas dengan suhu naik hingga 31 derajat Celsius. Meski demikian, potensi hujan ringan mulai muncul dengan peluang sekitar 20–24 persen.
Siang hari sekitar pukul 12.00 hingga 14.00, suhu mencapai puncaknya di kisaran 31 derajat Celsius dengan indeks panas terasa hingga 38 derajat Celsius. Pada periode ini, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi, bahkan disertai petir lokal. Peluang hujan meningkat hingga hampir 50 persen, dengan intensitas yang mulai bertambah.
Memasuki sore hingga malam hari, hujan diperkirakan lebih merata dengan potensi petir pada pukul 15.00 hingga 20.00. Suhu perlahan turun dari 30 ke 27 derajat Celsius, namun kelembapan meningkat hingga di atas 80 persen.
Baca Juga: Heboh! Tradisi Balon Udara di Pamekasan Disusupi Promosi Rokok Ilegal
Intensitas hujan berkisar ringan hingga sedang, dengan peluang mencapai 60 persen pada malam hari. Kondisi ini berpotensi mengganggu perjalanan arus balik, terutama di jalan raya dan kawasan wisata.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Timur mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Meski secara umum intensitas hujan mulai menurun seiring masa pancaroba menuju musim kemarau, potensi hujan lebat singkat disertai angin kencang dan petir masih bisa terjadi secara tiba-tiba.
Warga diminta berhati-hati di jalan, menghindari berteduh di bawah pohon, serta memperhatikan kondisi cuaca terkini sebelum bepergian. (*)
Editor : Lambertus Hurek