Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Wisata Tunjungan Heritage dan Kota Lama Surabaya Belum Normal, Efek Mudik Lebaran Masih Terasa

Lambertus Hurek • Rabu, 25 Maret 2026 | 18:25 WIB
Suasana Tunjungan Heritage Surabaya masih terlihat longgar ketimbang saat liburan panjang Lebaran 2026. (HUREK/RADAR SURABAYA)
Suasana Tunjungan Heritage Surabaya masih terlihat longgar ketimbang saat liburan panjang Lebaran 2026. (HUREK/RADAR SURABAYA)

RADAR SURABAYA - Aktivitas wisata di kawasan Tunjungan Heritage dan Kota Lama Surabaya belum sepenuhnya pulih pasca arus mudik Lebaran. Pada Rabu malam (25/3/2026), suasana di Jalan Tunjungan masih tampak longgar dibandingkan kondisi normal.

Meski begitu, jumlah pengunjung mulai menunjukkan peningkatan dibandingkan akhir pekan lalu. Beberapa kafe dan toko yang sebelumnya tutup kini mulai beroperasi kembali, meski belum sepenuhnya ramai.

Baca Juga: Filipina Umumkan Darurat Energi, Bagaimana dengan Kondisi Pasokan Energi Indonesia?

Siti, pedagang asal Kampung Ketandan, mengatakan bahwa kondisi saat ini baru berangsur pulih. “Mungkin minggu depan atau paling tidak hari Sabtu baru mendekati normal. Kalau sekarang sih baru sekitar 60 persen dari biasanya,” ujarnya.

Menurut dia, sejak arus mudik pekan lalu, kawasan Tunjungan memang sempat sangat sepi. Banyak pelaku usaha memilih tutup karena minimnya pengunjung.

“Sekarang ini sudah lumayan. Jualan sudah bisa meski hasilnya jauh dari normal,” kata Siti.

Baca Juga: OJK Pastikan Fundamental Industri Perbankan Tetap Solid 

Kondisi serupa juga terlihat di kawasan Kota Lama, meliputi Jalan Rajawali, Jembatan Merah, hingga Kembang Jepun. Bahkan, tingkat keramaian di wilayah tersebut dinilai lebih rendah dibandingkan Tunjungan.

Sejumlah titik wisata yang biasanya ramai pada malam hari tampak lengang. Aktivitas pengunjung masih terbatas, seiring belum kembalinya warga yang mudik ke kampung halaman.

Sesuai prediksi pemkot, kondisi Kota Surabaya diperkirakan baru akan kembali normal pada pekan depan, seiring berakhirnya arus balik Lebaran.

Baca Juga: Kemhan Pastikan Airbus A400M Kedua Tiba Akhir Maret 2026, Kekuatan TNI AU Bertambah

Namun, adanya imbauan pemerintah untuk menghemat bahan bakar minyak (BBM) berpotensi memengaruhi mobilitas masyarakat. Hal itu bisa membuat sebagian warga menahan diri untuk berkunjung ke tempat-tempat wisata.

Selain itu, mulai April mendatang pemerintah juga akan menerapkan kebijakan satu hari work from home (WFH) setiap Rabu. Kebijakan tersebut diperkirakan turut berdampak pada pola aktivitas masyarakat, termasuk kunjungan ke kawasan wisata perkotaan. (*)

Editor : Lambertus Hurek
#tunjungan heritage #jalan rajawali #jalan tunjungan #mudik lebaran #wisata surabaya #kota lama surabaya